SALATIGA, ReaksiNasional.com – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengajak kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam mencegah perkawinan anak dan praktik judi online.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri sosialisasi pencegahan perkawinan anak dan stunting yang diselenggarakan TP PKK Kota Salatiga di Ruang Kaloka Lantai IV Gedung Setda Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (21/4/2026). Dalam kesempatan itu, Robby menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan menuju keluarga yang kuat, mandiri, dan harmonis.
“PKK tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan guna mewujudkan keluarga yang kuat, mandiri, dan harmonis,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri keluarga Wage Rudolf Soepratman, perwakilan pelajar SMA/SMK/madrasah se-Kota Salatiga, Forum Anak, serta Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Salatiga.
Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja, terkait pentingnya pencegahan perkawinan anak sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting.
Ia menjelaskan sejumlah program unggulan PKK yang dijalankan, di antaranya KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera Harmonis) yang diimplementasikan melalui berbagai kegiatan seperti CEPAK (Cegah Perkawinan Anak), CATIN (Kursus Calon Pengantin), pemberdayaan lansia, serta JUPITER (Judi Online dan Pinjaman Online Teratasi).
“Melalui program tersebut, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan perkawinan anak dan stunting demi mewujudkan keluarga yang harmonis,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Ony Suciati, turut memberikan materi mengenai dampak psikologis pernikahan dini terhadap risiko stunting pada anak. Selain itu, psikolog klinis Budhy Lestari juga memaparkan materi terkait beban psikologis pernikahan usia muda.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan donor darah dan bazar UMKM, serta penampilan Antea Putri Turk yang membawakan sejumlah lagu nasional, termasuk Indonesia Raya tiga stanza dan Ibu Kita Kartini.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Yayasan W.R. Soepratman menyerahkan surat permohonan kepada Wali Kota Salatiga terkait usulan penamaan jalan menggunakan nama W.R. Soepratman. Menanggapi hal tersebut, Robby menyatakan pemerintah kota akan segera melakukan kajian sebagai tindak lanjut atas usulan tersebut.
Pemerintah Kota Salatiga berharap kegiatan ini mampu memperkuat peran perempuan dalam menciptakan keluarga yang sehat, serta mendorong generasi muda agar terhindar dari praktik yang berdampak negatif bagi masa depan.


