Wali Kota Damar Harap Duta Pariwisata Magelang Lahirkan Inovasi Daerah

3 Min Read
Rakha Farras Zahy Alfa Achieno dan Khalifa Valle Dewanty dinobatkan sebagai Duta Wisata Kota Magelang 2026 pada malam puncak pemilihan yang digelar di Ballroom Hotel Puri Asri Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026). Foto: dokumentasi.

, ReaksiNasional.com – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono berharap ajang Pemilihan Duta Pariwisata Kota Magelang mampu melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan sektor-sektor lainnya.

Menurut Damar, Kota Magelang memiliki beragam potensi yang perlu terus dikembangkan dan dipromosikan kepada masyarakat luas. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor kuliner, tetapi juga budaya, fesyen, serta berbagai produk kreatif yang menjadi identitas daerah.

“Magelang memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan. Kita harus bangga dengan identitas dan kekayaan daerah kita sendiri. Potensi Magelangan tidak hanya soal kuliner, tetapi juga budaya, busana, dan berbagai produk kreatif yang bisa menjadi kekuatan daerah,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Ia juga mengapresiasi materi pembekalan yang diberikan kepada para finalis karena dinilai mampu membentuk generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah, bukan sekadar menjalankan peran seremonial sebagai duta wisata.

Pada malam puncak pemilihan yang berlangsung di Ballroom Hotel Puri Asri Magelang, Sabtu (20/6/2026), Rakha Farras Zahy Alfa Achieno dan Khalifa Valle Dewanty resmi dinobatkan sebagai Duta Wisata Kota Magelang 2026. Keduanya terpilih setelah melewati serangkaian tahapan seleksi, pembekalan, hingga penilaian akhir yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Magelang.

Kepala Disporapar Kota Magelang, Imam Baihaqi mengatakan pemilihan Duta Wisata merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kontribusi generasi muda terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Melalui ajang tersebut, pemerintah berharap lahir figur-figur muda yang kompeten, berkarakter, serta mampu menjadi representasi Kota Magelang dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun jejaring dan kolaborasi generasi muda untuk mendukung pembangunan pariwisata Kota Magelang,” ujarnya.

Selama proses seleksi, para finalis mendapatkan berbagai materi pembekalan yang meliputi kepariwisataan, ekonomi kreatif, kepemanduan wisata, perencanaan pembangunan kepariwisataan, public speaking, digital marketing, hingga psikologi. Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai kepribadian, etika berpenampilan, table manner, beauty class, kesehatan dan perawatan kulit, koreografi, serta pengenalan produk UMKM dan IKM Center Kota Magelang.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan post-test, wawancara, dan presentasi proyek yang menjadi bagian dari penilaian akhir. Para pemenang memperoleh trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Juara umum pertama menerima Rp3,5 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Sementara pemenang kategori khusus Intelegensia, Best Project, Persahabatan, dan Favorit masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp700 ribu.

Pemerintah Kota Magelang berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi agen promosi daerah sekaligus motor penggerak inovasi yang mampu memperkuat daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Magelang di tingkat regional maupun nasional.

Share This Article