MALANG, – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen transportasi ramah lingkungan di Kota Malang.
Menurut Wahyu, keberadaan becak listrik dinilai mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan, khususnya di kawasan wisata heritage, karena bebas polusi suara dan emisi gas buang.
“Dari sisi pariwisata, kehadiran becak listrik ini dapat meningkatkan kenyamanan dan estetika wisata heritage Kota Malang karena lebih senyap dan ramah lingkungan,” ujar Wahyu saat penyerahan simbolis bantuan becak listrik di halaman Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, manfaat becak listrik tidak hanya dirasakan dari sisi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi para pengemudi becak, terutama yang sudah lanjut usia. Dengan tenaga listrik, beban fisik pengemudi menjadi lebih ringan dan biaya operasional dapat ditekan.
“Dengan beban kerja yang lebih ringan dan biaya operasional yang efisien, kami berharap produktivitas dan kesejahteraan pengemudi becak bisa meningkat,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, apabila ke depan seluruh pengemudi becak di Kota Malang menggunakan becak listrik, hal tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi kota wisata yang mengedepankan transportasi ramah lingkungan.
“Ini bisa menjadi identitas Kota Malang sebagai kota wisata yang berkelanjutan dan peduli lingkungan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan becak listrik sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam menjaga kualitas udara. Wahyu mengingatkan, pada Oktober 2025 lalu, Kota Malang meraih peringkat pertama kota besar dengan kualitas udara terbersih se-Asia Tenggara dalam ajang di Selangor, Malaysia.
“Prestasi ini tentu akan semakin diperkuat dengan hadirnya becak listrik bantuan dari Bapak Presiden Prabowo. Ini langkah nyata dalam upaya pengurangan emisi dan pembangunan transportasi kota yang berkelanjutan,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan becak listrik sesuai peruntukannya, tidak diperjualbelikan atau dipindahtangankan, serta dirawat dengan baik. Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat. (*)


