Wagub Taj Yasin Tekankan Kolaborasi Kunci Sukses Porprov Jateng 2026

3 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memimpin rapat koordinasi Panitia Besar Porprov Jateng XVII di Kantor Dispora Jateng, Semarang, Jumat (24/4/2026).

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Panitia Besar Porprov Jateng XVII di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, Kota Semarang, Jumat (24/4/2026). Dalam kesempatan itu, Taj Yasin hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan, termasuk efisiensi anggaran, semangat kebersamaan harus menjadi kekuatan utama agar penyelenggaraan Porprov tetap berjalan sukses.

“Porprov ini saya rasa sangat istimewa. Di tengah efisiensi dan lain sebagainya, tetapi kami punya semangat untuk bagaimana ini benar-benar bisa sukses,” ujarnya.

Sebagai Ketua Umum Panitia Besar Porprov Jateng 2026, ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, hingga dunia usaha perlu terus diperkuat.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kebersamaan dan kolaborasi dari semua pihak agar pelaksanaan Porprov ini bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Selain fokus pada penyelenggaraan, Pemprov Jateng juga memberikan perhatian pada keberlanjutan pembinaan atlet. Ajang Porprov diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet berprestasi yang memiliki kedisiplinan serta komitmen untuk membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Taj Yasin juga mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk membuka peluang bagi atlet berprestasi dalam memperoleh jaminan masa depan.

“Para atlet ini adalah aset daerah. Kita ingin memastikan mereka tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jaminan masa depan yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan bahwa pembiayaan Porprov bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah serta sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

Menurutnya, skema tersebut membuka peluang partisipasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk turut berkontribusi sekaligus memanfaatkan ajang tersebut sebagai sarana promosi.

“Artinya kita juga menerima partisipasi dari semua unsur yang ingin mensukseskan Porprov ini, sekaligus menjadi ajang promosi berbagai produk dunia usaha,” ujarnya.

Porprov XVII Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga, Grobogan, dan Demak, dengan sebagian cabang olahraga juga digelar di Blora.

Ajang empat tahunan tersebut akan mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan total 830 nomor pertandingan, serta melibatkan sedikitnya 10.528 atlet dan pelatih.

Dengan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis Porprov 2026 tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Share This Article