BOYOLALI, ReaksiNasional.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, secara resmi melepas kloter pertama jemaah haji asal Jawa Tengah di Embarkasi Solo, Donohudan, Selasa malam (21/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik daerah serta Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Taj Yasin yang akrab disapa Gus Yasin mengingatkan bahwa ibadah haji memiliki rangkaian tahapan yang kompleks, sehingga jemaah diminta untuk selalu mengikuti arahan pembimbing dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia menegaskan bahwa kekompakan menjadi kunci utama kelancaran ibadah.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji berlangsung sekitar 40 hari. Jemaah diharapkan mampu menjaga stamina sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh jemaah menjaga sikap dan perilaku selama di Tanah Suci agar tetap mencerminkan citra baik jemaah Indonesia yang dikenal tertib dan santun.
Dari sisi kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Kusminar menyampaikan bahwa seluruh jemaah telah melalui pemeriksaan istitha’ah untuk memastikan kesiapan fisik dan mental. Ia menyebut kondisi kloter pertama dalam keadaan aman, meskipun pada kloter berikutnya terdapat beberapa jemaah yang harus dirujuk atau diobservasi oleh tim medis.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak serta merta menggugurkan keberangkatan, karena penilaian kelayakan terbang dilakukan melalui asesmen khusus oleh tim medis yang bersiaga selama 24 jam.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, melaporkan bahwa total kuota jemaah haji Jawa Tengah tahun 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah tersebut terdiri atas jemaah reguler, prioritas lansia, petugas haji daerah, serta pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji.
Seluruh jemaah diberangkatkan melalui dua embarkasi, yakni Solo dan Yogyakarta. Sebanyak 81 kloter diberangkatkan melalui Embarkasi Solo dengan total 28.772 jemaah, sedangkan 15 kloter lainnya melalui Embarkasi Yogyakarta International Airport dengan total 5.368 jemaah.
Kloter pertama yang berasal dari Kabupaten Tegal dijadwalkan terbang dari Bandara Adi Soemarmo menggunakan maskapai Garuda Indonesia menuju Madinah pada pukul 01.05 WIB.
Penyelenggaraan haji tahun ini juga didukung sejumlah peningkatan layanan, di antaranya penerapan layanan Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo untuk mempercepat proses keberangkatan serta distribusi kartu Nusuk yang telah dilakukan sejak di embarkasi.
Di antara jemaah, terdapat kisah haru dari Maliyah, warga Kabupaten Tegal berusia 75 tahun yang tetap berangkat meski sempat dirawat di rumah sakit. Ia mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji setelah menunggu lebih dari satu dekade.
Tercatat, jemaah tertua asal Jawa Tengah berusia 94 tahun dari Kabupaten Kendal, sedangkan jemaah termuda berusia 13 tahun dari Kabupaten Magelang.
Dengan berbagai persiapan dan peningkatan layanan, pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.


