Wagub Jateng: Porprov XVII 2026 Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Daerah

3 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Rakerprov KONI Jateng di Semarang, Sabtu (4/4/2026).

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi menargetkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Tahun 2026 tidak hanya sukses dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga mampu menjadi pengungkit perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Semarang Raya sebagai tuan rumah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Kerja Provinsi Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Jawa Tengah Tahun 2026 di Semarang, Sabtu (4/4/2026). Ia menegaskan bahwa ajang olahraga ini harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pelibatan pelaku usaha.

Menurutnya, kehadiran atlet, official, dan penonton dalam ajang Porprov akan membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, hingga pengusaha di daerah tuan rumah.

“Ini adalah momen untuk merangkul UMKM, pedagang, maupun pengusaha agar bisa tumbuh dan meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memaksimalkan momentum tersebut di tengah tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, Porprov diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi olahraga, tetapi juga ekonomi.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, Taj Yasin menjelaskan bahwa pembiayaan Porprov telah direncanakan sejak 2024, sehingga pelaksanaannya tinggal dioptimalkan sesuai alokasi yang telah disepakati.

“Untuk Porprov ini sudah kita bahas sejak 2024, sehingga anggaran yang ada tinggal dimaksimalkan penggunaannya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada pengurus cabang olahraga tingkat provinsi serta KONI kabupaten/kota untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Rakerprov dinilai sebagai forum strategis untuk menyusun langkah dalam meningkatkan prestasi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Raker ini menjadi ajang berbagi dan menyusun strategi untuk menemukan bibit atlet berprestasi menuju PON 2028,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko menjelaskan bahwa Rakerprov membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan Porprov 2026, mulai dari penentuan jadwal, cabang olahraga, hingga kelas pertandingan.

Selain itu, forum tersebut juga membahas calon tuan rumah Porprov 2030, dengan dua wilayah yang telah menyatakan kesiapan, yakni Karesidenan Kedu dan Pekalongan.

Sudjarwanto menambahkan, kesiapan Semarang Raya sebagai tuan rumah Porprov 2026 dinilai sudah cukup matang, dengan pembagian peran yang jelas antara daerah seperti Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Demak.

“Kesiapannya sudah cukup baik, mulai dari pembagian tugas hingga kesiapan venue. Hari ini kita juga memastikan timeline pelaksanaannya,” pungkasnya.

Share This Article