Video Penertiban di CPI Viral, Gubernur Sulsel Kirim Staf Khusus Temui Helmi

3 Min Read
Staf Khusus Gubernur Sulawesi Selatan, Achmad Hidayat, menyerahkan bantuan kepada keluarga Helmi di kediamannya di Jalan Rajawali, Kota Makassar, Kamis malam, 11 Juni 2026.

MAKASSAR, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merespons video viral penertiban Satpol PP di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, yang melibatkan seorang perempuan paruh baya bernama Helmi. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman langsung mengirim Staf Khusus Gubernur, Achmad Hidayat, untuk bersilaturahmi ke kediaman Helmi di Jalan Rajawali, Kota Makassar.

Kunjungan tersebut dilakukan pada Kamis (11/6/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Achmad Hidayat menyerahkan bantuan sosial kemasyarakatan berupa dana santunan dan paket sembako kepada Helmi dan keluarganya.

Bantuan diterima langsung oleh Helmi bersama suaminya, Gassing Dg Lewa, yang saat ini masih menjalani masa pemulihan akibat sakit selama kurang lebih enam bulan. Anak mereka juga turut mendampingi dalam pertemuan tersebut.

Achmad Hidayat mengatakan, kedatangannya merupakan arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan hidup.

“Bapak Gubernur memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Karena itu, beliau meminta kami datang langsung untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan,” ujar Achmad.

Ia menyampaikan, selama sang suami sakit dan belum dapat bekerja, kebutuhan keluarga sehari-hari ditopang oleh Helmi bersama anaknya. Mereka berjuang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus biaya pengobatan keluarga.

Meski demikian, Achmad juga menjelaskan bahwa penertiban yang dilakukan aparat Satpol PP Pemprov Sulsel di kawasan CPI merupakan bagian dari upaya penataan dan penegakan aturan di ruang publik. Menurutnya, pemerintah tetap membuka ruang komunikasi agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat dicarikan solusi terbaik.

“Penertiban yang dilakukan bukan untuk menghilangkan hak masyarakat dalam mencari nafkah, melainkan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, dan fungsi kawasan publik. Pemerintah tetap hadir dan membuka ruang komunikasi agar solusi terbaik dapat ditemukan,” jelasnya.

Setelah menerima penjelasan tersebut, Helmi dan keluarganya menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Sulawesi Selatan beserta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kasi Trantibum Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Syukur serta Anwar selaku sekuriti CPI Kota Makassar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap perhatian tersebut dapat meringankan beban keluarga Helmi, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat.

Share This Article