SRAGEN, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Sragen menyiapkan perbaikan bertahap terhadap sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Sukodono, Mondokan, dan Gesi. Dari tujuh ruas jalan yang menjadi fokus penanganan, kerusakan terparah berada di kawasan Pasar Sukodono dan depan Kantor Kecamatan Sukodono.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen Mursid Joko Wiranto meninjau langsung kondisi ruas jalan rusak tersebut, Senin (1/6/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan titik-titik kerusakan sekaligus menyiapkan langkah perbaikan infrastruktur agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan aman.
Tujuh ruas jalan yang menjadi fokus penanganan meliputi Jalan Jatitengah–Bendo di Kecamatan Sukodono sepanjang 150 meter, Jalan Kweni–Pantirejo sekaligus Jalan Sukodono–Pantirejo di kawasan Pasar Sukodono sepanjang 850 meter, Jalan Sukodono–Cengklik di depan Kantor Kecamatan Sukodono sepanjang 150 meter, Jalan Mondokan–Beku di Kecamatan Mondokan sepanjang 100 meter, Jalan Gentong–Slendro di Kecamatan Gesi sepanjang 1,7 kilometer, serta Jalan Slendro–Singget di Kecamatan Gesi sepanjang 2,6 kilometer.
Sigit mengatakan, Pemkab Sragen terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan untuk mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, perbaikan akan segera dilakukan pada titik-titik jalan berlubang dengan metode hotmix.
“Jalan yang berlubang ini akan kita hotmix dalam minggu ini. Selanjutnya jalan akan kita perlebar dari lebar saat ini sekitar 3,5 meter menjadi 7 meter. Drainase juga akan diperbaiki agar aliran air lancar dan dapat mengurangi kerusakan jalan,” ujar Sigit.
Selain penanganan di kawasan Sukodono, Pemkab Sragen juga tengah memperbaiki ruas Jalan Gentong–Slendro di Kecamatan Gesi. Ruas jalan sepanjang 1,7 kilometer tersebut akan dikerjakan menggunakan konstruksi cor beton dengan anggaran sekitar Rp3,6 miliar agar kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama.
“Ruas jalan Gentong–Slendro saat ini sedang dalam proses perbaikan. Pembangunan dilakukan dengan cor beton agar kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama,” jelasnya.
Sementara itu, untuk ruas Jalan Kweni–Pantirejo di Kecamatan Sukodono, Sigit menyampaikan bahwa proyek perbaikannya saat ini masih dalam proses lelang dan diharapkan dapat segera direalisasikan.
“Insyaallah ruas jalan ini akan segera kami perbaiki. Saat ini sedang dalam proses lelang,” katanya.
Rencana perbaikan jalan tersebut disambut positif oleh masyarakat. Salah satu warga Desa Slendro, Dwi, mengaku bersyukur karena jalan yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati. Jalan yang sudah berpuluh-puluh tahun rusak dan terbengkalai akhirnya diperbaiki. Ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ngatiyem, pengguna jalan di kawasan Pasar Sukodono. Ia merasa senang karena akses jalan yang setiap hari dilaluinya untuk berjualan akan menjadi lebih aman dan nyaman setelah diperbaiki.
“Kalau jalannya sudah bagus, kami yang setiap hari lewat untuk berjualan jadi lebih nyaman dan tidak khawatir lagi saat melintas,” tuturnya.
Melalui berbagai program perbaikan infrastruktur tersebut, Pemkab Sragen berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat meningkat.


