Ad imageAd image

Tersentuh Loyalitas Banser Lansia, Bupati Batang Beri Apresiasi di Apel Akbar

2 Min Read

, Reaksi Nasional, M. Faiz Kurniawan, memberikan apresiasi khusus kepada seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna () yang usianya hampir menginjak 70 tahun. Momen tersebut terjadi saat Faiz memimpin Apel Akbar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser di Alun-alun Batang, Kamis (25/12/2025).

Tersentuh dengan loyalitas dan semangat pengabdian sang kader di usia senja, Bupati menyerahkan apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp1 juta secara langsung di hadapan peserta apel.

Kegiatan Apel Akbar ini digelar dalam rangka menyukseskan Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kabupaten Batang.

Dalam amanatnya, Faiz menegaskan bahwa Ansor dan Banser memegang peran strategis. Tidak hanya sebagai penjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin, organisasi ini juga menjadi elemen vital dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pengamalan Pancasila.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Ansor dan Banser adalah bagian penting dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan bangsa Indonesia, yang berbeda suku, agama, ras, dan adat istiadat. Pemerintah Kabupaten Batang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan sahabat-sahabat semua,” ujar Faiz.

Faiz menilai, kader Ansor dan Banser senantiasa hadir tanpa pamrih ketika negara membutuhkan, khususnya saat persatuan bangsa mendapat ancaman dari paham-paham pemecah belah.

“Hampir di setiap kegiatan keagamaan, kenegaraan, hingga sosial kemasyarakatan, seragam Ansor dan Banser selalu hadir. Ini bukti nyata komitmen dan pengabdian yang luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Menurutnya, kekompakan adalah modal utama dalam mempertahankan ajaran Islam moderat dan persatuan nasional.

“Kita dididik untuk bergerak dalam satu irama, satu nada. Kekompakan, loyalitas, dan keyakinan adalah modal utama untuk menjaga NKRI tanpa membedakan latar belakang apa pun,” tegasnya.

Menutup arahannya, Faiz mengingatkan seluruh kader untuk bijak menghadapi arus informasi di era digital. Ia meminta agar setiap informasi yang diterima selalu diverifikasi (tabayun) agar tidak termakan isu bohong atau hoaks.

“Kita tidak boleh gampang termakan hoaks. Setiap informasi harus dicek kebenarannya, karena banyak informasi yang berpotensi memecah belah bangsa dan melemahkan negara,” pungkasnya. (*)

Share This Article