Ad image

Tanpa Pesta Kembang Api, Bupati Brebes Pilih Sambangi Warga Sakit dan Disabilitas di Malam Pergantian Tahun

3 Min Read

BREBES, Reaksi Nasional – Bupati Brebes, Hj , memilih cara berbeda dalam memaknai malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Alih-alih menggelar pesta kembang api, ia bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan ke sejumlah rumah warga sakit, penyandang disabilitas, dan kurang mampu hingga Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kunjungan dilakukan secara door-to-door di beberapa titik di wilayah Kecamatan Brebes, antara lain Desa Sigambir, Kelurahan Limbangan Kulon, dan Desa Wangandalem. Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai.

Paramitha menegaskan, aksi ini bukan sekadar penyaluran , melainkan upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus membangun ruang dialog.

“Perayaan Tahun Baru bukan hanya tentang kegembiraan semata, tetapi juga tentang kepedulian terhadap sesama. Warga kurang mampu dan penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat Brebes yang patut kita jaga,” ujar Paramitha dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1/2026).

Empati Bencana Aceh dan Sumatra

Absennya perayaan meriah tahun ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan resmi Pemkab Brebes yang melarang penggunaan kembang api maupun konvoi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati mendalam terhadap korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra.

“Kami mengimbau masyarakat mengisi malam tahun baru dengan hal positif dan doa bersama. Kita tunjukkan empati untuk saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana,” tambahnya.

Sebelum turun ke lapangan, Bupati beserta suami sempat menghadiri kegiatan Doa Bersama Renungan Akhir Tahun 2025 di Masjid Baitul Muttaqin, Mapolres Brebes.

Bantuan Tepat Sasaran

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Imam Baehaqi, menjelaskan bahwa lokasi kunjungan ditentukan berdasarkan data Rapid Assessment (Asesmen Ringkas) Pemerlu Atensi Sosial (PAS) tahun 2025, sehingga bantuan dipastikan tepat sasaran.

Salah satu penerima manfaat, Ajeh Antarso (19), warga Desa Wangandalem RT 005/RW 003, mengaku terkejut dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Brebes tersebut. Selain menerima bantuan materi, Ajeh mendapatkan motivasi langsung dari Bupati untuk melanjutkan pendidikan melalui program Kejar Paket.

“Alhamdulillah, selain kehadiran beliau yang memberi semangat, saya juga dibantu paket sembako dan uang tunai. Beliau berpesan agar saya melanjutkan sekolah, dan jika lulus akan dibantu mendaftar kerja di pabrik,” tutur Ajeh.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Plt Direktur RSUD Brebes, Dinas Sosial, Camat Brebes, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Share This Article