SEMARANG, ReaksiNasional.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono menekankan pentingnya mengedepankan tabayun atau klarifikasi serta islah atau penyelesaian secara damai dalam menyikapi kabar dugaan penggelapan dana saksi PPP Jawa Tengah yang menyeret nama mantan Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie.
Mardiono menyampaikan bahwa persoalan tersebut merupakan masalah internal partai sehingga diharapkan dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi secara kekeluargaan tanpa harus melebar ke ranah hukum. Ia menilai, persoalan semacam ini kerap dipicu oleh kurangnya komunikasi, informasi, dan keterbukaan antar pihak di internal partai.
Ia menyampaikan hal tersebut usai membuka Musyawarah Wilayah PPP Jawa Tengah yang digelar di Rama-Shinta Ballroom Hotel Patra, Kota Semarang, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, menjaga silaturahmi dan komunikasi antarkader menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan perbedaan pandangan maupun konflik internal.
Mardiono menegaskan bahwa ruang dialog harus selalu dibuka, terutama ketika terdapat kader yang tidak sepakat dengan kebijakan atau sikap politik tertentu. Ia menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan harus disikapi dengan diskusi serta argumentasi yang sehat.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan tidak bisa dihindari mengingat latar belakang kader, konstituen, dan mitra politik PPP yang beragam. Oleh karena itu, penyelesaian konflik harus mengedepankan dialog dan klarifikasi, bukan saling tuding yang berpotensi mencederai proses demokrasi dan soliditas partai.
Terkait langkah konkret penyelesaian persoalan tersebut, Mardiono memastikan Tim Penegak Partai (TPP) PPP Pusat akan turun tangan untuk memediasi para pihak yang berselisih. Proses mediasi akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan asas kehati-hatian dan keadilan.
Ia menegaskan bahwa pemberian sanksi bukanlah langkah utama, melainkan pilihan terakhir setelah proses tabayun dan mediasi ditempuh secara menyeluruh. Menurutnya, penyelesaian secara damai dan bermartabat menjadi tujuan utama dalam menjaga keutuhan partai.
Meski bersifat internal dan privat, Mardiono menegaskan PPP tetap berkomitmen menjaga integritas organisasi. Setiap dugaan pelanggaran, kata dia, akan tetap ditangani secara serius dan bertanggung jawab sesuai dengan mekanisme partai.
Sebagai informasi, sebelumnya mantan Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie dilaporkan ke Polda Jawa Tengah oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Sukoharjo, Dableg Siswo Sunarto, pada Senin (2/2/2026) atas dugaan penggelapan dana saksi Pemilu 2024. Dana tersebut diketahui bersumber dari DPP PPP dan dalam pengelolaannya diduga hanya disalurkan ke DPC sekitar 30 hingga 40 persen dari total dana yang telah diajukan.


