Ad imageAd image

Talud Tlogosari Raya Semarang Retak dan Nyaris Ambrol, Dewan Minta Pemkot Segera Perbaiki

2 Min Read

, reaksinasional.com – Kondisi yang berada di sepanjang aliran sungai dilaporkan mengalami retak dan nyaris ambrol. Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, mengingat lokasi berada di kawasan padat aktivitas serta berdekatan dengan permukiman dan pertokoan.

Anggota Ali Umar Dhani menegaskan bahwa kerusakan talud tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak Pemerintah Kota Semarang segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk mencegah risiko yang lebih besar, terutama di tengah meningkatnya intensitas hujan.

“Talud ini fungsinya sangat vital sebagai penahan struktur jalan dan pengaman aliran sungai. Jika dibiarkan, ambrolan bisa meluas dan membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar,” ujar Ali Umar Dhani dalam keterangan pers, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurutnya, kondisi talud yang telah retak dan sebagian mengalami kerusakan menunjukkan adanya kelelahan struktur bangunan. Hal tersebut diduga dipicu oleh usia konstruksi, tekanan air sungai, serta minimnya perawatan berkala.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Atas dasar itu, Ali menilai penanganan darurat perlu segera dilakukan untuk menghindari potensi longsor susulan. Di sisi lain, pemerintah juga diminta menyiapkan solusi permanen agar persoalan serupa tidak kembali terulang.

“Kami mendorong dinas terkait untuk melakukan penanganan darurat sekaligus kajian teknis menyeluruh. Jangan menunggu korban atau kerusakan semakin parah baru bertindak,” tegasnya.

Wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan infrastruktur drainase dan sungai, khususnya di kawasan padat penduduk. Menurutnya, persoalan talud tidak hanya berkaitan dengan konstruksi fisik, tetapi juga tata kelola lingkungan dan kebersihan sungai.

“Normalisasi sungai dan pengendalian sampah harus berjalan seiring dengan perbaikan fisik. Jika aliran air tersumbat, tekanan terhadap talud akan terus berulang,” ujarnya.

Ali menambahkan, DPRD Kota Semarang akan meminta laporan resmi dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta memastikan alokasi anggaran perbaikan dapat direalisasikan secepatnya demi menjamin keselamatan publik.

Sementara itu, warga di sekitar lokasi berharap adanya penanganan segera dari Pemerintah Kota Semarang, mengingat kondisi talud yang rusak dinilai rawan ambrol lebih lanjut, terutama saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Share This Article