Pekanbaru, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong pondok pesantren sebagai solusi alternatif pendidikan bagi peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri. Salah satunya melalui pembangunan Pondok Pesantren Dar Aswaja (Dar Ahlussunah Waljamaah) cabang Pekanbaru.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa kehadiran pesantren tersebut berpotensi menjadi bagian dari solusi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya bagi anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri.
Menurutnya, lokasi pesantren yang berada di kawasan pinggiran kota dinilai strategis dan memudahkan akses masyarakat, terutama dari lingkungan permukiman warga. Pemerintah kota pun membuka peluang kerja sama agar lembaga pendidikan tersebut dapat menjadi pilihan alternatif yang layak bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Pekanbaru menyambut baik pencanangan pembangunan Ponpes Dar Aswaja sebagai upaya memperluas akses pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam di ibu kota Provinsi Riau. Pesantren yang sebelumnya telah berkembang di Kabupaten Rokan Hilir itu diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pembinaan generasi muda.
Sementara itu, pimpinan Ponpes Dar Aswaja, Usman Saufi, menjelaskan bahwa pembangunan pesantren telah mulai dipersiapkan tahun ini dengan dukungan tokoh masyarakat dan ulama setempat. Untuk tahap awal, kegiatan pendidikan akan dipusatkan di masjid yang tersedia di lokasi pembangunan.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan keagamaan seperti kajian Islam untuk anak-anak hingga orang dewasa telah mulai dijalankan sembari menunggu proses pembangunan fisik pesantren rampung. Operasional penuh direncanakan berjalan setelah pembangunan selesai, yang ditargetkan dimulai pada tahun ini.
Pembangunan pesantren tersebut berdiri di atas lahan wakaf seluas sekitar setengah hektare yang diberikan oleh Zaini Ismail, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau. Lahan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui kehadiran pesantren ini, diharapkan akses pendidikan di Kota Pekanbaru semakin luas, sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan bagi generasi muda.


