Solidaritas Daker Bandara, Gelar Salat Ghaib untuk Ibunda Petugas Haji

2 Min Read
Petugas Daker Bandara PPIH Arab Saudi 2026 menggelar salat ghaib dan doa bersama di Hotel Ajyal 3, Madinah, sebagai bentuk solidaritas atas wafatnya ibunda salah satu petugas, Senin (4/5/2026).

MADINAH, ReaksiNasional.com – Keluarga besar Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi 2026 menggelar salat ghaib dan doa bersama setelah menerima kabar wafatnya Rahimah Makmun binti Andi Makmun, ibunda dari Darmawangsa Mangpawa, petugas PPIH Sektor 1 Bandara asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Almarhumah meninggal dunia pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Kabar duka tersebut langsung direspons jajaran Daker Bandara dengan menggelar salat ghaib dan doa bersama di Hotel Ajyal 3, Madinah, pukul 07.00 Waktu Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH Arab Saudi 2026, Abdul Basir, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberi kekuatan menghadapi cobaan tersebut.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam, semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kelapangan serta ketabahan hati,” ujar Basir usai pelaksanaan salat ghaib dan doa bersama.

Menurut Basir, kegiatan doa bersama itu merupakan bentuk dukungan moril kepada petugas yang sedang tertimpa musibah di tengah menjalankan tugas pelayanan haji di Tanah Suci.

“Semoga dia kuat, tabah dan tetap semangat dalam menjalankan tugas ke depan. Bahwa dia di sini tidak sendiri. Ini bentuk solidaritas kami, bahwa kami satu keluarga, keluarga besar Daker Bandara,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa komitmen pengabdian petugas haji tetap harus dijaga meski sedang menghadapi ujian keluarga. Menurutnya, dedikasi melayani tamu Allah menjadi bagian dari amanah yang harus dituntaskan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

“Komitmen pengabdian petugas haji tercermin dari keteguhan hati dalam menjalankan amanah, meskipun tengah menghadapi musibah keluarga. Dalam situasi duka, petugas tetap berupaya menuntaskan tugas pelayanan kepada jemaah dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Basir.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk almarhumah, Daker Bandara juga mengajak seluruh petugas menggelar tahlil dan doa bersama selama tujuh hari ke depan.

“Tadi saya menghimbau dan mengajak teman-teman untuk menggelar tahlil sampai tujuh hari ke depan. Bahkan teman-teman yang berangkat tugas ke bandara dalam perjalanan juga bersama-sama membaca Yasin dikhususkan untuk almarhumah,” pungkasnya.

Share This Article