SLEMAN, ReaksiNasional.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.
Hal itu disampaikan Singgih dalam kegiatan sosialisasi pelaksanaan ibadah haji di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta dihadiri tokoh masyarakat dan sejumlah pemangku kebijakan.
Singgih mengatakan, kerja sama yang erat antara legislatif dan eksekutif, khususnya dengan Kementerian Haji dan Umrah, menjadi kunci dalam membangun ekosistem perhajian yang semakin baik dari tahun ke tahun.
“Kami di Komisi VIII DPR RI terus meningkatkan kolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah. Saya meyakini sinergi ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan pelayanan haji yang semakin baik dan berkelanjutan,” ujar Singgih dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Legislator Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, DPR RI secara konsisten memaksimalkan tiga fungsi utama, yakni pengawasan, penganggaran, dan legislasi, agar setiap regulasi serta kebijakan yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kemaslahatan jamaah haji.
Menurut Singgih, pemerintah juga perlu terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara sistemik pada aspek operasional pelayanan haji, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga penguatan manasik serta pendampingan bagi jamaah lanjut usia.
“Pemerintah melalui kementerian terkait terus melakukan berbagai perbaikan sistem layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga penguatan manasik dan pendampingan jamaah lansia. Sinergi inilah yang harus terus diperkuat demi menghadirkan pelayanan haji yang profesional, transparan, dan humanis,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Singgih juga mengapresiasi penyelenggaraan haji di wilayah DIY. Ia menilai Yogyakarta berhasil menunjukkan perkembangan positif dan dapat menjadi salah satu contoh dalam memadukan sistem pelayanan modern dengan nilai budaya lokal yang ramah.
“Kita patut bersyukur karena penyelenggaraan haji tahun ini di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan berbagai perkembangan positif. Embarkasi haji melalui Bandara YIA semakin tertata, pelayanan terpadu bagi jamaah semakin baik, dan koordinasi antara pemerintah daerah, petugas haji, serta tenaga kesehatan berjalan semakin solid,” ungkap legislator asal Dapil Jawa Tengah V tersebut.
Singgih turut menyoroti meningkatnya perhatian terhadap kelompok rentan, khususnya jamaah lanjut usia dan jamaah dengan risiko tinggi kesehatan. Menurutnya, penanganan terhadap kelompok tersebut semakin sigap sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Ia berharap budaya pelayanan yang ramah, tertib, dan penuh khidmah di Yogyakarta dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melayani jamaah haji Indonesia. Semoga seluruh ikhtiar kita menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi umat,” pungkasnya. (San)


