Ad image

Sasar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Unissula Resmikan Koperasi Mahasiswa Merah Putih

4 Min Read

SEMARANG, reaksinasional.com – Eksistensi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang kini resmi menjadi motor penggerak baru dalam memperkuat fondasi ekonomi inklusif di lingkungan kampus. Peluncuran wadah ekonomi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung ambisi pemerintah dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara ekonomi melalui praktik kewirausahaan yang berkeadilan.

Dewan Pembina Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula, , menegaskan bahwa pencapaian target ekonomi nasional sebesar delapan persen bukanlah sekadar angka statistik, melainkan sebuah misi besar yang memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa melalui wadah koperasi dapat mengambil peran nyata dalam menciptakan tatanan ekonomi yang partisipatif dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, mahasiswa diajak untuk mempersiapkan diri melalui berbagai pengalaman nyata di dunia usaha sebelum benar-benar terjun ke masyarakat luas.

Aurum menilai bahwa mahasiswa saat ini sangat membutuhkan ruang berekspresi untuk mengaktualisasikan gagasan-gagasan inovatif mereka. Dalam konteks ini, Koperasi Mahasiswa Merah Putih bukan hanya dipandang sebagai sebuah unit usaha profit semata, melainkan berfungsi lebih luas sebagai laboratorium ekonomi kerakyatan. Di tempat ini, mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai seluk-beluk manajemen bisnis, mulai dari pengelolaan modal hingga pengembangan strategi pasar, sembari menanamkan nilai-nilai kemandirian ekonomi sejak dini.

Lebih jauh, prinsip kekeluargaan yang menjadi akar dari koperasi dianggap sangat selaras dengan upaya pemerintah dalam memeratakan kesejahteraan masyarakat. Aurum menjelaskan bahwa manfaat dari pertumbuhan ekonomi seharusnya dapat dirasakan oleh banyak pihak, bukan hanya terkonsentrasi pada segelintir kelompok saja. Melalui Koperasi Mahasiswa Merah Putih, para mahasiswa akan dilibatkan secara aktif dalam berbagai lini usaha, mulai dari sektor ritel, penyediaan jasa, hingga pendampingan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan kampus. Hal ini diyakini akan memicu perputaran ekonomi yang lebih dinamis, baik di dalam universitas maupun di masyarakat sekitar.

Jika dikelola secara profesional dan konsisten, Aurum optimis bahwa koperasi mahasiswa ini akan menjadi cikal bakal lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja baru di masa depan. Peran ini sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap inklusif dan memberikan dampak positif yang merata. Sebagai informasi, proses peluncuran Koperasi Mahasiswa Merah Putih ini dilakukan berbarengan dengan agenda kuliah umum yang menghadirkan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, didampingi oleh Staf Khusus Menkop, Wahyono.

Kehadiran Menteri Koperasi Ferry Juliantono tersebut menjadi motivasi besar bagi civitas akademika Unissula. Rektor Unissula, Prof. Dr. H. Gunarto, S.H., M.H., menyatakan dukungan penuhnya terhadap keberadaan koperasi ini sebagai bagian integral dari pengembangan kemampuan non-akademik mahasiswa. Di akhir acara, Aurum Rizqianto Fauzi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Menkop yang telah berkenan hadir. Pertemuan dan peresmian ini diakui sebagai realisasi nyata dari komitmen yang pernah disampaikan Aurum dalam forum Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) beberapa waktu lalu. (*)

Share This Article