BATANG, ReaksiNasional.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebabkan banjir merendam dua kelurahan di kawasan pesisir, yakni Karangasem Utara dan Klidang Lor, Sabtu (10/1/2026). Luapan air dengan ketinggian bervariasi menggenangi ribuan rumah warga dan memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.
Di Kelurahan Karangasem Utara, sebanyak 30 warga sempat meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke Masjid Al Ikhlas RW 05 setelah air masuk ke permukiman. Meski sempat menimbulkan kepanikan, genangan air dilaporkan mulai surut pada malam hari sehingga para pengungsi dapat kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batang, dampak banjir di Karangasem Utara tergolong cukup luas. Genangan air merendam wilayah RW 03 hingga RW 09 dan berdampak pada 2.946 kepala keluarga atau sekitar 11.784 jiwa yang harus bersiaga menghadapi luapan air.
Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah menjelaskan bahwa ketinggian air di lokasi terdampak sangat dinamis. Menurutnya, genangan air bervariasi mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai dada orang dewasa, dengan kedalaman berkisar antara 10 sentimeter hingga 120 sentimeter di titik terdalam.
Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Klidang Lor. Banjir merendam wilayah RW 02 dan RW 03 dengan jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 600 kepala keluarga atau 2.400 jiwa. Ketinggian air di kelurahan tersebut dilaporkan hampir sama, yakni hingga sekitar 1,2 meter pada titik tertentu.
Wawan menyampaikan, meskipun jumlah warga terdampak cukup besar, proses evakuasi hanya dilakukan pada rumah-rumah yang terendam cukup tinggi. Warga yang sempat mengungsi di Masjid Al Ikhlas RW 05 telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi air berangsur surut.
Saat ini, BPBD Kabupaten Batang masih terus melakukan pemantauan di lapangan dan bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun. Petugas juga disiagakan untuk membantu warga dalam proses pembersihan rumah serta evakuasi lanjutan jika diperlukan.

