Rektor UIN Walisongo Pimpin Sidang Terbuka Doktor Zulaikhah, Angkat Model Pembelajaran Berdiferensiasi di MI

3 Min Read
Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag. memimpin sidang terbuka promosi doktor dosen dan Kaprodi S1 PAI FTIK, Zulaikhah, di Ruang Promosi Doktor Lantai 3 Kampus 1 UIN Walisongo, Semarang, Senin (29/06/2026), dengan fokus disertasi tentang pembelajaran kontekstual dan berdiferensiasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa madrasah ibtidaiyah.

, ReaksiNasional.com – Dosen sekaligus Kepala Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang, Zulaikhah, resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka atau Promosi Doktor Pascasarjana UIN Walisongo, Senin (29/06/2026). Sidang yang berlangsung di Ruang Promosi Doktor, Lantai 3 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang itu dipimpin langsung oleh Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., selaku Ketua Sidang sekaligus penguji.

Dalam sidang tersebut, Zulaikhah memaparkan disertasi berjudul “Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Kontekstual dan Berdiferensiasi: Studi di MI Nurul Islam dan MI Al Khoiriyyah 02 Semarang”. Penelitian itu dinilai relevan dengan perkembangan kurikulum modern karena mengkaji efektivitas perpaduan pembelajaran kontekstual yang berbasis pada realitas lingkungan siswa dengan pembelajaran berdiferensiasi yang mengakomodasi keragaman kebutuhan dan gaya belajar murid pada jenjang madrasah ibtidaiyah.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Musahadi, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Ia berharap hasil riset Zulaikhah tidak berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk memperkuat pola pembelajaran kritis di madrasah, khususnya dalam lingkungan pendidikan Islam.

“Keberhasilan ini menjadi energi baru bagi mutu akademik di UIN Walisongo, terkhusus di lingkup FTIK. Sebagai pimpinan prodi, raihan gelar doktor ini diharapkan kian memperkuat fondasi keilmuan dan kepemimpinan dalam mengawal mutu lulusan sarjana pendidikan Islam di kampus kita,” ujar Prof. Musahadi.

Sidang promosi doktor itu turut dihadiri jajaran penguji yang terdiri atas Prof. Dr. H. Abdul Rohman, M.Ag. sebagai Sekretaris Sidang sekaligus penguji, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag. sebagai promotor sekaligus penguji, Dr. Saminanto, S.Pd., M.Sc. sebagai ko-promotor sekaligus penguji, Dr. H. Benny Kurniawan, M.Pd.I sebagai penguji eksternal, serta Dr. H. Ismail, M.Ag., Dr. H. Karnadi, M.Pd., dan Dr. H. Abdul Wahid, M.Ag. sebagai penguji.

Acara yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB itu ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari pimpinan universitas, rekan sejawat dari FTIK, dan keluarga besar promovenda. Dengan bertambahnya doktor baru di rumpun Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Pendidikan Agama Islam, UIN Walisongo Semarang dinilai semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus riset yang terus mendorong lahirnya inovasi pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Share This Article