Ad imageAd image

Rayakan HKSN, Ribuan Pelari Desember Run 2025 Borobudur Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra

4 Min Read

, reaksinasional.com – Semangat kemanusiaan dan olahraga menyatu dalam balutan keindahan ikon sejarah dunia di Kabupaten Magelang. Sedikitnya sepuluh ribu pelari dari berbagai daerah antusias memadati kawasan Candi Borobudur untuk mengikuti ajang pada Minggu (21/12/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial ini bukan sekadar perlombaan lari biasa, melainkan menjadi rangkaian puncak peringatan (HKSN) yang tahun ini difokuskan pada aksi nyata bantuan kemanusiaan.

Agenda Desember Run 2025 Borobudur kali ini mengusung misi khusus sebagai wadah solidaritas dan penggalangan donasi bagi para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatra. Seluruh donasi dan dana charity yang terkumpul dari kegiatan ini akan segera disalurkan untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak, baik di masa tanggap darurat maupun tahap pemulihan pascabencana. Melalui ajang ini, para pelari tidak hanya mengejar garis finis, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam meringankan beban saudara-saudara di pulau seberang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, hadir secara langsung mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Dalam sambutannya, Sumarno mengapresiasi tinggi kolaborasi antara olahraga dan kepedulian sosial ini. Menurutnya, Desember Run 2025 Borobudur menjadi bukti bahwa spirit kesetiakawanan bisa diwujudkan melalui berbagai medium yang menyenangkan dan menyehatkan bagi masyarakat luas.

“Berbicara mengenai kesetiakawanan berarti berbicara tentang kepedulian kita terhadap sesama. Hari ini, melalui kegiatan lari dan aksi charity untuk Sumatra, kita bersama-sama berkontribusi menyelesaikan sebagian masalah bangsa dengan landasan spirit kemanusiaan. Olahraga lari menjadi jembatan yang kuat untuk memupuk kepedulian tersebut di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujar Sumarno di depan ribuan peserta yang memadati area start.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lebih lanjut, Sumarno menekankan bahwa tantangan sosial yang dihadapi Indonesia, khususnya Jawa Tengah, tidak hanya sebatas pada bencana alam. Momentum Desember Run 2025 Borobudur ini diharapkan menjadi pengingat bagi publik untuk lebih peka terhadap berbagai masalah sosial lainnya yang masih menanti solusi. Persoalan kemiskinan ekstrem, kesejahteraan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), akses kesehatan yang merata, hingga peningkatan kualitas pendidikan merupakan agenda besar yang memerlukan kerja sama seluruh elemen bangsa. Ia berharap nilai-nilai HKSN ini terus tertanam dalam keseharian masyarakat, bukan hanya saat perayaan seremonial.

Di sisi lain, perhelatan besar seperti Desember Run 2025 Borobudur juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perputaran roda ekonomi di kawasan Borobudur dan sekitarnya. Kehadiran sepuluh ribu orang lebih dalam satu waktu telah memberikan suntikan energi bagi industri pariwisata lokal. Okupansi atau tingkat keterisian penginapan seperti hotel dan homestay tercatat melonjak tajam, begitu pula dengan konsumsi masyarakat yang meningkat berkat geliat belanja para peserta dan wisatawan. Dampak ekonomi ini menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh pemerintah daerah.

Senada dengan Sekda, seorang pegiat budaya sekaligus dalang asal Magelang, Susilo Anggoro, yang turut serta menjadi peserta lari, mengungkapkan rasa bangganya. Baginya, menyatukan olahraga dan budaya dalam bingkai solidaritas kemanusiaan adalah langkah yang sangat menginspirasi. Berlari di antara megahnya stupa Borobudur memberikan energi positif tersendiri bagi para peserta untuk terus berbagi.

“Kegiatan Desember Run 2025 Borobudur ini sangat menginspirasi kita semua untuk ikut membantu saudara-saudara kita yang sedang berduka di Sumatra. Olahraga dan budaya adalah bahasa universal yang bisa mempersatukan masyarakat. Harapan saya, bantuan ini bisa menjadi pemacu semangat bagi korban di Sumatra bahwa mereka tidak sendirian, dan teman-teman di Jawa pun tetap semangat dalam misi-misi kemanusiaan selanjutnya,” tutur Susilo menutup percakapan. (*)

Share This Article