Ratusan Sopir Truk Demo Tolak Penghentian Tambang Galian C di Bulungan

2 Min Read
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menemui perwakilan sopir truk yang tergabung dalam Gabungan Sopir Bulungan saat aksi demonstrasi di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (7/5/2026).

BULUNGAN, ReaksiNasional.com – Ratusan sopir truk galian C yang tergabung dalam Gabungan Sopir Bulungan (Gasbul) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kamis (7/5/2026). Mereka menolak penghentian aktivitas tambang galian C yang dinilai berdampak langsung terhadap mata pencaharian para sopir dan aktivitas distribusi material.

Aksi tersebut mendapat respons langsung dari Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang yang turun menemui para demonstran dan mendengarkan aspirasi sopir truk dari Bulungan.

Dalam dialog bersama perwakilan demonstran, Zainal menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak guna mendukung penyelesaian administrasi dan legalitas usaha pertambangan secara bertahap.

Menurutnya, kelengkapan dokumen perizinan menjadi bagian penting dalam menciptakan kepastian usaha sekaligus menjaga tata kelola pertambangan agar lebih tertib dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, Pemprov Kaltara memberikan waktu hingga Desember 2026 bagi pelaku usaha untuk menyelesaikan proses administrasi dan legalitas tambang.

Setelah dialog berlangsung, aksi demonstrasi berakhir dengan tertib dan kondusif. Pemerintah berharap komunikasi yang terus dibangun dapat menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat sembari proses legalisasi tambang terus berjalan.

Perwakilan Gasbul, Jumadi, mengatakan para sopir pada dasarnya tidak menolak aturan pemerintah, namun berharap aktivitas tambang tetap diperbolehkan selama proses pengurusan izin berlangsung.

“Dari penyampaian gubernur tadi yang memperbolehkan aktivitas berjalan sambil mengurus legalitas. Nah itulah yang selama ini kami tunggu dan sudah siap kembali beroperasi,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat membantu percepatan legalisasi tambang galian C agar aktivitas para pekerja tidak kembali terhenti di kemudian hari.

“Harapan kami, segala tambang yang belum legal supaya segera dilegalkan dan dipermudah,” pungkasnya.

Share This Article