Ramadan Jadi Momentum Berbagi, Pemkab Demak Santuni Anak Yatim dan Duafa

2 Min Read
Bupati Demak Eisti’anah menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa dalam kegiatan sosial Ramadan di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kabupaten Demak.

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Demak memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim, yatim piatu, serta kaum duafa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dan diserahkan secara langsung oleh Bupati Demak Eisti’anah. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan pengarahan Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak Muh Zaky Ma’ardi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul dalam kegiatan yang penuh keberkahan di bulan Ramadan.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan santunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan berbagi kepada anak yatim dan kaum duafa merupakan wujud nyata kepedulian sosial serta kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama pada bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, mempererat tali silaturahmi, serta memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan Pemerintah Kabupaten Demak secara rutin menggelar kegiatan pengajian setiap minggu sebagai sarana memperkuat keimanan serta kebersamaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan tokoh agama yang terus memberikan pembinaan serta nasihat kepada masyarakat.

Menurutnya, pesan-pesan kebaikan yang disampaikan para ulama diharapkan dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan, khususnya pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang diyakini sebagai waktu turunnya malam Lailatul Qadar.

Selain itu, ia memberikan motivasi kepada anak-anak yatim yang menerima santunan agar tetap semangat dalam menuntut ilmu, rajin beribadah, serta terus berusaha meraih cita-cita.

Bupati berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik, berilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta agama.

Share This Article