Prof Rita Dwi Ratnani Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ke-9 Unwahas

3 Min Read
Rektor Unwahas Prof Helmy Purwanto menyerahkan simbol pengukuhan kepada Prof Rita Dwi Ratnani dalam prosesi pengukuhan guru besar di Kampus II Unwahas Semarang.

, ReaksiNasional.com – Universitas Wahid Hasyim kembali menambah jajaran profesor dengan mengukuhkan Rita Dwi Ratnani sebagai guru besar di bidang Ilmu Teknologi Pengelolaan Lingkungan. Pengukuhan tersebut menjadikan Prof Rita sebagai guru besar kesembilan yang dimiliki Unwahas.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Fakultas Farmasi Kampus II Unwahas, Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (30/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Rektor Unwahas, Helmy Purwanto. Acara itu turut dihadiri pejabat LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, pengurus PWNU Jawa Tengah, pimpinan Yayasan Wahid Hasyim Semarang, pimpinan Unwahas, serta dosen dari perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Semarang.

“Prof Rita merupakan guru besar kesembilan yang dimiliki Unwahas. Kesembilan guru besar itu tersebar di enam fakultas, setelah ini dalam waktu dekat juga akan kita kukuhkan beberapa guru besar lagi,” kata Prof Helmy di Semarang, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, guru besar di lingkungan Unwahas saat ini tersebar di sejumlah fakultas, meliputi Fakultas Kedokteran dua profesor, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik satu profesor, Fakultas Ekonomi dan Bisnis satu profesor, Fakultas Hukum satu profesor, Fakultas Agama Islam dua profesor, dan Fakultas Teknik dua profesor.

Menurutnya, pencapaian akademik sebagai guru besar bukan hanya menjadi prestasi pribadi seorang dosen, melainkan juga bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

Prof Helmy menambahkan, pengukuhan guru besar tidak sekadar menjadi capaian akademik tertinggi, tetapi juga simbol tanggung jawab keilmuan dalam menjawab tantangan global, khususnya di bidang teknologi pengelolaan lingkungan.

“Saat menyampaikan pidato pengukuhan beberapa hari lalu, kami menekankan bahwa kehadiran guru besar baru akan memperkuat posisi Unwahas dalam menghasilkan inovasi kampus. Kami berharap Prof Rita terus melahirkan karya ilmiah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan solutif. Inilah wujud nyata Unwahas Unggul dan Unwahas Berdampak,” ujarnya.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof Rita menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset di bidang pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pengelolaan lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi berbasis riset untuk menjawab persoalan lingkungan yang semakin kompleks,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara akademisi, pemerintah, dan dunia industri dalam menciptakan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya percaya, melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan teknologi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.

Share This Article