SEMARANG, ReaksiNasional.com – Polsek Genuk Polrestabes Semarang menggelar bakti sosial berupa santunan kepada 130 anak yatim dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial Polri sekaligus upaya mempererat kedekatan dengan masyarakat.
Kegiatan santunan itu dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Al-Fatihah dan para donatur di wilayah Kecamatan Genuk. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Genuk ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto, S.H., M.H., mengatakan, santunan anak yatim bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Kami berharap, kegiatan ini semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat dan memperkuat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang aman dan harmonis,” ujar Kompol Rismanto.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 130 anak yatim menerima paket santunan. Setiap paket berisi sembako senilai Rp150 ribu, uang tunai Rp100 ribu, Al-Qur’an, serta perlengkapan sekolah untuk membantu kebutuhan mereka menjelang tahun ajaran baru.
Rismanto menilai, perhatian terhadap anak yatim memiliki nilai sosial dan spiritual yang penting. Selain membantu meringankan kebutuhan mereka, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami ingin menanamkan semangat kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka dalam menempuh pendidikan serta meraih masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia menyampaikan, program santunan anak yatim telah menjadi kegiatan rutin Polsek Genuk dan terus ditingkatkan setiap tahun. Pada 2024, Polsek Genuk menyalurkan 110 paket santunan, kemudian meningkat menjadi 120 paket pada 2025, dan bertambah menjadi 130 paket pada 2026.
Menurut Rismanto, peningkatan jumlah penerima manfaat tersebut merupakan hasil sinergi antara Polsek Genuk, yayasan sosial, para donatur, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap anak yatim dan warga yang membutuhkan.
“Kami berharap ke depan jumlah santunan yang diberikan semakin meningkat sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat merasakan manfaatnya. Kegiatan sosial seperti ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam bidang kemanusiaan dan sosial,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Genuk menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lebih dari itu, Polri juga berkomitmen menghadirkan aksi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, memperkuat solidaritas sosial, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.


