Polres Kendal dan FKUB Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Wilayah

3 Min Read
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto, SIK, MH, saat menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal di ruang kerja Kapolres, Jumat (8/5/2026), membahas isu sosial dan pengawasan tenaga kerja asing.

, ReaksiNasional.com – Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto, SIK, MH, menggelar audiensi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal dalam upaya memperkuat sinergitas menjaga kerukunan umat beragama dan kondusivitas keamanan wilayah. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kapolres Kendal, Jumat (8/5/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Ketua FKUB Kabupaten Kendal KH. Sajidin Noor, Kasat Binmas AKP Agus Supriyadi, Kasat Intelkam IPTU Septyan Rangga Okky Saputra, serta jajaran anggota FKUB Kabupaten Kendal.

Dalam pertemuan itu, FKUB menyampaikan sejumlah aspirasi dan keprihatinan terkait perkembangan kondisi sosial di tengah masyarakat. Para tokoh agama menyoroti maraknya praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, hingga peredaran minuman keras yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Selain itu, persoalan tingginya angka pernikahan dini juga menjadi perhatian karena berdampak pada meningkatnya kasus perceraian usia muda. FKUB menilai edukasi sosial dan keagamaan kepada masyarakat perlu diperkuat dengan pendekatan berbasis data dan fakta statistik tanpa mencantumkan identitas pribadi.

Dalam dialog tersebut, turut dibahas langkah-langkah antisipasi terkait keberadaan pekerja migran dan Tenaga Kerja Asing (TKA) di wilayah Kabupaten Kendal. Pembahasan itu dinilai penting untuk mencegah potensi konflik sosial maupun gangguan keamanan akibat perbedaan budaya dan persoalan ketenagakerjaan.

FKUB menilai sinergi seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga perusahaan menjadi faktor penting agar keberadaan tenaga kerja asing tidak menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto menegaskan bahwa persoalan sosial yang berkembang memiliki dampak langsung terhadap stabilitas keamanan wilayah. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara Polri, Pemerintah Daerah, Imigrasi, tokoh agama, dan masyarakat dalam melakukan langkah pencegahan maupun penanganan secara menyeluruh.

Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan FKUB demi menjaga rasa aman dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kendal.

Sebagai langkah konkret, Polres Kendal akan meningkatkan deteksi dini dan monitoring terhadap keberadaan pekerja migran maupun TKA melalui koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah dan perusahaan pengguna tenaga kerja.

Selain itu, Polres Kendal juga akan mengoptimalkan patroli dialogis serta edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu SARA maupun berita bohong yang dapat memicu keresahan sosial. Perusahaan pengguna tenaga kerja asing juga didorong memberikan pembekalan terkait budaya lokal dan aturan hukum di Indonesia kepada para pekerja asing guna menjaga keharmonisan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

Share This Article