Polisi Siapkan Layanan Valet n’ Ride, Pemudik dan Motor Diangkut Bersamaan

3 Min Read
Petugas kepolisian menyiapkan layanan Valet n’ Ride untuk membantu pemudik sepeda motor melanjutkan perjalanan menggunakan bus sementara kendaraan mereka diangkut menggunakan truk menuju kota tujuan.

, ReaksiNasional.com – Kepolisian di wilayah Jawa Tengah menyiapkan layanan khusus bagi pemudik sepeda motor melalui program Valet n’ Ride guna meningkatkan keselamatan selama arus mudik Lebaran 2026. Program ini memungkinkan pemudik melanjutkan perjalanan menggunakan bus, sementara sepeda motor mereka diangkut menggunakan kendaraan towing menuju kota tujuan.

Layanan tersebut dihadirkan sebagai solusi bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, yang kerap menghadapi risiko kelelahan hingga kecelakaan lalu lintas saat menempuh ratusan kilometer perjalanan.

Melalui skema Valet n’ Ride, pemudik yang merasa lelah dapat beristirahat dengan melanjutkan perjalanan menggunakan bus yang dilengkapi pendingin udara. Sementara itu, sepeda motor mereka akan diangkut menggunakan truk pengangkut menuju tujuan yang sama.

Dengan sistem tersebut, pemudik tidak perlu khawatir meninggalkan kendaraannya. Bus yang membawa penumpang dan kendaraan pengangkut motor akan berangkat dalam waktu bersamaan sehingga pemudik dan sepeda motornya dapat tiba di lokasi tujuan secara bersamaan.

Titik keberangkatan program ini berada di kawasan NasmoCo Brebes, sementara lokasi kedatangan berada di Polrestabes Semarang. Jalur tersebut dipilih karena Brebes menjadi salah satu pintu masuk utama pemudik dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah melalui jalur pantai utara.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan sekaligus perlindungan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

“Program Valet n’ Ride ini kami siapkan untuk membantu para pemudik sepeda motor yang menempuh perjalanan jauh agar dapat beristirahat dengan aman. Pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus, sementara sepeda motor mereka kami angkut hingga ke kota tujuan,” ujarnya.

Menurut Bayu, banyak pemudik yang tetap memaksakan diri berkendara meskipun kondisi tubuh sudah kelelahan. Kondisi tersebut sering menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di jalur mudik, terutama bagi pengendara roda dua.

Ia menambahkan, layanan ini juga menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama mudik.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pemudik diharapkan tidak lagi memaksakan diri mengendarai sepeda motor dalam kondisi lelah. Selain meningkatkan keselamatan perjalanan, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan roda dua di jalur mudik.

Program Valet n’ Ride sendiri merupakan bagian dari rangkaian pengamanan arus mudik yang dilaksanakan kepolisian melalui Operasi Ketupat 2026, yang setiap tahun digelar untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran berlangsung aman dan nyaman.

Melalui inovasi layanan ini, kepolisian berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan sehingga para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya.

Share This Article