Ad image

Perkuat Layanan Kesejahteraan Sosial Jateng, Wagub Taj Yasin Resmikan Rumah Singgah PGOT Berkapasitas 100 Orang di Banyumas

4 Min Read

, reaksinasional.com – Upaya serius dalam memperkuat Layanan Kesejahteraan Sosial Jateng terus ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna menjamin perlindungan bagi kelompok masyarakat rentan. Pada Selasa (23/12/2025), Wakil Gubernur Jawa Tengah, , meresmikan secara langsung Rumah Singgah Rehabilitasi Sosial bagi Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kabupaten . Fasilitas ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi jangka panjang bagi penanganan masalah sosial di wilayah Jawa Tengah, khususnya dalam memanusiakan warga yang selama ini hidup di jalanan tanpa kepastian.

Dalam peresmian tersebut, Taj Yasin yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa Layanan Kesejahteraan Sosial Jateng harus menyentuh seluruh lapisan tanpa terkecuali. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas yang dinilai sangat peka terhadap dinamika permasalahan sosial di wilayahnya. Keberadaan rumah singgah ini merupakan hasil kolaborasi atau sharing anggaran yang solid antara Pemprov Jateng dan Pemkab Banyumas, dengan tujuan menciptakan ekosistem rehabilitasi yang representatif dan memadai bagi para penerima manfaat.

Rumah singgah yang baru diresmikan ini memiliki kapasitas tampung hingga 100 orang dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung rehabilitasi sosial. Menariknya, Taj Yasin menegaskan bahwa fasilitas ini mengedepankan prinsip inklusivitas. Meskipun berada di wilayah Kabupaten Banyumas, layanan di rumah singgah ini tidak membatasi asal daerah warga. Siapa pun yang masuk dalam kategori PGOT dan membutuhkan pertolongan akan difasilitasi, meskipun mereka berasal dari luar daerah atau luar provinsi. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam menjunjung nilai-nilai kemanusiaan universal.

Agenda kunjungan kerja Wagub Taj Yasin di Banyumas tidak berhenti pada peresmian rumah singgah. Pada hari yang sama, sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini juga melakukan peninjauan strategis ke Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sudagaran. Di lokasi tersebut, suasana hangat terasa saat Wagub menyempatkan diri berdialog dan bercanda dengan puluhan lansia penerima manfaat. Para lansia mengungkapkan rasa syukur dan bahagia mereka atas pelayanan yang diberikan oleh panti yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah tersebut. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa standar operasional layanan panti tetap terjaga dengan baik.

Kepala PPSLU Sudagaran, Sri Kusumaningrum, menjelaskan bahwa institusinya memiliki misi khusus untuk menyelenggarakan pelayanan dan perlindungan sosial bagi lanjut usia terlantar, dengan prioritas utama bagi warga di wilayah eks-Karesidenan Banyumas. Saat ini, PPSLU Sudagaran mengasuh sebanyak 90 penerima manfaat dengan paket layanan yang komprehensif. Selain kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan asrama yang layak, para lansia juga mendapatkan pendampingan kesehatan rutin serta bantuan administratif dalam pembuatan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Lebih jauh, PPSLU Sudagaran juga aktif mendorong sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari lembaga pendidikan hingga organisasi sosial kemasyarakatan. Sinergi ini diwujudkan melalui berbagai program kepedulian yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup lansia agar mereka tetap memiliki kehidupan yang bermartabat di usia senja. Dengan adanya integrasi antara pembangunan infrastruktur rehabilitasi seperti rumah singgah PGOT dan penguatan layanan di panti-panti sosial, diharapkan potret Layanan Kesejahteraan Sosial Jateng semakin kokoh dan menjadi teladan bagi daerah lain dalam menangani isu kemiskinan dan ketelantaran secara sistematis. (*)

Share This Article