Pengurus LAN Jateng 2026-2031 Dilantik, Siap Perkuat Edukasi Anti Narkoba

4 Min Read
Pengurus Lembaga Anti Narkotika Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2031 resmi dilantik dalam acara yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan di Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).

, ReaksiNasional.com – Pengurus Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Jawa Tengah periode 2026-2031 resmi dilantik, Sabtu (30/5/2026). Kepengurusan baru tersebut menyatakan kesiapan memperkuat edukasi anti narkoba dan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Jawa Tengah.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum I Lembaga Anti Narkotika Republik Indonesia, Bukhori, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat LAN Nomor 001/SK LAN/VI/2026 tentang Pengangkatan dan Penetapan Pengurus Lembaga Anti Narkotika Provinsi Jawa Tengah Periode 2026-2031 tertanggal 26 Mei 2026.

Acara pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Jawa Tengah. Kehadiran berbagai unsur itu dinilai menjadi bentuk dukungan bersama terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Usai melantik pengurus, Bukhori menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap keberadaan LAN Jawa Tengah. Menurutnya, persoalan narkotika saat ini telah masuk ke berbagai lapisan masyarakat sehingga membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Persoalan narkotika saat ini sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat. Karena itu LAN Jawa Tengah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Bukhori menegaskan, salah satu fokus utama LAN Jateng adalah memperkuat edukasi dan penyuluhan anti narkoba kepada generasi muda. Program tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan sekolah, perguruan tinggi, organisasi siswa, serta berbagai elemen masyarakat.

Selain itu, LAN Jateng juga didorong memperluas kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan program Desa Bersih Narkoba atau Desa Bersinar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Ketua LAN Jawa Tengah yang baru dilantik, Bejo Sukarminto, didampingi Sekretaris Pulung Abiyasa, menyatakan pihaknya akan segera membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Kolaborasi itu dinilai penting untuk memperluas jangkauan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi pelajar dan masyarakat umum.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah membangun sinergitas dengan berbagai instansi terkait serta membentuk kepengurusan LAN di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah,” kata Bejo.

Bejo menjelaskan, pembentukan LAN Jawa Tengah dilatarbelakangi keprihatinan terhadap peredaran narkotika yang masih menjadi ancaman serius di wilayah Jawa Tengah. Karena itu, LAN Jateng diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pencegahan maupun pemberantasan narkoba.

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah. AKP Maria menyampaikan ucapan selamat dan berharap LAN Jateng dapat menjalin sinergi yang kuat dengan kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba.

Perwakilan BNN Provinsi Jawa Tengah, Didik, juga menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Menurutnya, pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“BNNP Jawa Tengah sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, LAN Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat, memperkuat pencegahan, serta mendukung upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Share This Article