PALU, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencanangkan program unggulan bertajuk “Berani Berdering” sebagai langkah strategis mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa. Program yang digagas Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido ini ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan desa sekaligus mendukung penuntasan kemiskinan melalui pemerataan akses internet.
Pelaksanaan program tersebut melibatkan sinergi lintas perangkat daerah, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta dukungan penganggaran dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Kominfosantik Sulawesi Tengah, Suandi, menegaskan pentingnya optimalisasi penggunaan anggaran di tengah keterbatasan yang ada. Ia menyebut penyusunan petunjuk teknis menjadi langkah krusial untuk menjamin program berjalan secara terarah dan akuntabel. Menurutnya, pedoman tersebut akan menjadi acuan dalam pelaksanaan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat desa.
Suandi juga menekankan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah desa, Dinas Kominfo, dan BPKAD agar pengelolaan anggaran berjalan optimal. Ia mendorong desa yang memiliki dukungan pembiayaan dari APBDes untuk berkoordinasi guna memperkuat implementasi program secara berkelanjutan.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Kominfosantik, Wahyu Agus Pratama, yang menilai program “Berani Berdering” dapat mempercepat pembangunan desa berbasis digital. Ia berharap pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika), Moh. Rusli, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terdapat sekitar 150 usulan dari desa terkait kebutuhan akses internet. Untuk memperkuat koordinasi, pihaknya berencana membentuk grup komunikasi berbasis WhatsApp yang melibatkan Dinas PMD serta Kominfo kabupaten/kota.
Dalam aspek infrastruktur, program ini akan memanfaatkan teknologi berbasis satelit seperti Starlink, yang memungkinkan satu jaringan internet menjangkau hingga tiga titik akses di setiap desa. Skema ini diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pelayanan publik hingga kebutuhan digital lainnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis pemerataan akses digital dapat segera terwujud. Upaya ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi digital yang inklusif hingga ke pelosok desa.


