Pemprov Jateng Siapkan Skema Efisiensi Energi, ASN Didorong Naik Sepeda dan Transportasi Umum

2 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rencana skema efisiensi energi bagi ASN di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (30/3/2026).

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Pemerintah Provinsi mulai menyiapkan skema efisiensi energi sebagai langkah mendukung kebijakan nasional, meskipun surat edaran resmi dari pemerintah pusat baru dijadwalkan terbit pada akhir Maret 2026. Berbagai strategi telah dirancang, mulai dari penggunaan transportasi umum hingga mendorong aparatur sipil negara (ASN) bersepeda saat berangkat kerja.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pemerintah provinsi tidak menunggu kebijakan pusat secara pasif, melainkan telah melakukan kajian awal dan menyusun langkah implementatif di tingkat daerah. Ia menyebut kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung penghematan energi secara berkelanjutan.

“Efisiensi energi, kita tunggu surat edaran dari pemerintah pusat. Insyaallah tanggal 31 Maret akan terbit. Pemprov Jateng sudah mulai mengambil langkah,” ujar Luthfi usai kegiatan di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (30/3/2026).

Salah satu skema yang tengah disiapkan adalah kebijakan penggunaan moda transportasi ramah energi bagi ASN. Pemerintah provinsi merancang penerapan hari tertentu di mana seluruh ASN, termasuk kepala daerah, diwajibkan menggunakan sepeda atau transportasi umum untuk beraktivitas ke kantor.

Menurut Luthfi, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan menghemat energi, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat serta mengurangi emisi kendaraan di perkotaan. Selain itu, opsi penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga tengah dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi efisiensi.

“Kita sudah buat rancangan, kalau perlu di hari tertentu semua ASN naik sepeda, termasuk bupati dan wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda atau naik kendaraan umum,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh skema yang disusun saat ini masih dalam tahap pematangan dan akan disosialisasikan setelah surat edaran dari pemerintah pusat resmi diterbitkan. Pemprov Jateng juga masih menghitung target penghematan energi yang dapat dicapai melalui kebijakan tersebut.

“Begitu pemerintah pusat sudah umumkan, Jawa Tengah sudah siap. Target penghematan energi masih dihitung,” katanya.

Dengan berbagai langkah yang tengah dipersiapkan, Pemprov Jawa Tengah berharap dapat menjadi salah satu daerah yang sigap dan efektif dalam mengimplementasikan kebijakan efisiensi energi nasional, sekaligus mendorong pola hidup ramah lingkungan di kalangan ASN dan masyarakat luas.

Share This Article