Ad imageAd image

Pemprov Jateng Kirim 8 Unit Starlink Dukung Komunikasi Bencana di Aceh

3 Min Read

SEMARANG – Pemerintah Provinsi kembali mengirimkan bantuan logistik teknologi ke lokasi bencana di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut berupa delapan unit perangkat internet satelit guna memulihkan jaringan komunikasi dan informasi di wilayah terdampak.

Perangkat tersebut merupakan dukungan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang diserahkan melalui Pemprov Jateng. Bantuan ini rencananya akan dipasang di sejumlah posko pengungsian untuk mengatasi kendala sinyal akibat kerusakan infrastruktur.

Gubernur Jawa Tengah, , mengapresiasi inisiatif APJII tersebut. Menurutnya, ketersediaan jaringan komunikasi merupakan kebutuhan vital dalam penanganan masa tanggap darurat bencana.

“Dalam kondisi bencana, kecepatan penanganan sangat penting. Salah satu kunci utamanya adalah tersedianya komunikasi. Bantuan ini sangat membantu,” ujar Luthfi saat menerima audiensi pengurus APJII Jateng di Kantor Gubernur, Rabu (31/12/2025).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Luthfi menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terkait teknis pemanfaatan alat tersebut. Pengiriman delapan unit Starlink ini akan dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah.

“Perangkat ini diperbantukan kepada pemerintah provinsi selama satu tahun. Walaupun bukan menjadi aset kami, alat ini bisa digunakan untuk kepentingan kemanusiaan. Harapannya, masyarakat terdampak bencana bisa terbantu,” tegasnya.

Sekretaris APJII Jawa Tengah, Sajiyanto, mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah bentuk solidaritas pelaku usaha internet di Jawa Tengah.

“Kami memiliki inisiatif untuk menyumbangkan perangkat Starlink kepada Pemprov Jawa Tengah agar bisa digunakan membantu komunikasi di wilayah bencana, khususnya di Aceh,” kata Sajiyanto.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menambahkan bahwa pengiriman ini merupakan tahap lanjutan. Sebelumnya, Pemprov Jateng telah mengirimkan satu unit perangkat serupa dan mendapatkan respons positif dari Pemerintah Aceh yang kemudian mengajukan permohonan tambahan.

“Ini seperti gayung bersambut. Pemerintah Aceh membutuhkan tambahan, dan di saat yang sama APJII Jawa Tengah memiliki inisiatif memberikan dukungan. Maka langsung kami salurkan,” jelas Agung.

Agung memastikan seluruh biaya sewa perangkat selama 12 bulan ditanggung sepenuhnya oleh APJII. Perangkat Starlink ini akan difungsikan hingga infrastruktur komunikasi permanen di Aceh pulih kembali. Setelah masa peminjaman selesai, perangkat akan ditarik untuk kebutuhan darurat di wilayah lain atau di Jawa Tengah.

Share This Article