PANGANDARAN, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat daerah dan instansi pemerintah.
Imbauan tersebut disampaikan melalui siaran pers pada Kamis (28/5/2026). Berdasarkan laporan yang diterima Tim Pangandaran Saber Hoaks, terdapat oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan nomor tidak dikenal dan mengaku sebagai ajudan pimpinan daerah maupun pihak dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan atau Prokopim.
Oknum tersebut diketahui menghubungi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran. Modus yang digunakan antara lain berpura-pura menjadi ajudan Wakil Bupati Pangandaran dengan meminta nomor kontak tertentu, hingga mengaku sebagai pihak Prokopim yang hendak menyambungkan komunikasi antara pimpinan daerah dan pengusaha hotel.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan seluruh pesan dari nomor-nomor tersebut merupakan hoaks dan bentuk tindak penipuan. Komunikasi resmi dari pimpinan daerah maupun perangkat daerah dilakukan melalui prosedur yang jelas.
Pemkab Pangandaran juga menegaskan tidak pernah meminta transfer dana, data pribadi, ataupun nomor kontak pihak lain melalui nomor pribadi yang tidak terverifikasi.
Untuk menghindari kerugian akibat penipuan serupa, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pesan dari nomor tak dikenal. Masyarakat juga diimbau tidak memberikan nomor kontak orang lain serta tidak menuruti permintaan mencurigakan, seperti transfer uang atau sambungan telepon tertentu.
Selain itu, masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi informasi melalui akun media sosial resmi instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Apabila menemukan modus serupa, masyarakat dapat segera melapor melalui kanal resmi pemerintah daerah atau akun Instagram @pangandaransaberhoaks agar penanganan dapat segera dilakukan.


