Pemkab Kediri Perkuat Branding Sentra Ikan Hias Lewat Kediri Aquatic 2026

2 Min Read
Kontes ikan hias dalam ajang Kediri Aquatic 2026 di kawasan Pasar Ikan SLG yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, Minggu (26/4/2026).

KEDIRI, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan terus memperkuat branding sebagai sentra ikan hias nasional dengan menggelar Kediri Aquatic 2026 di kawasan Pasar Ikan Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (26/4/2026).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa potensi ikan hias di daerahnya cukup besar, khususnya untuk jenis molly yang produksinya mencapai sekitar 13 juta ekor per tahun dengan nilai ekonomi sekitar Rp26 miliar.

Menurutnya, ajang kontes tersebut menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan nilai jual ikan hias sekaligus mendorong para pembudidaya lokal meningkatkan kualitas produksinya. Ia menilai ikan yang berhasil meraih prestasi dalam kontes memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Melihat tingginya partisipasi peserta, Dinas Perikanan berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin tahunan guna memperkuat posisi Kabupaten Kediri sebagai salah satu pusat ikan hias nasional.

Selain menggelar kontes, pemerintah daerah juga menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian ikan air tawar lokal dengan menebar sebanyak 30.000 benih ikan tawes di dua lokasi, yakni Sumber Kembangan Paron dan aliran sungai di sekitar Taman Hijau SLG.

Dalam ajang tersebut, seorang pembudidaya ikan hias asal Jombang, Kevin dari tim Iblis Air, berhasil meraih gelar juara umum setelah mendominasi berbagai kategori lomba. Ia membawa 29 ekor ikan dan berhasil memenangkan hampir seluruh kelas yang dipertandingkan.

Kevin mengapresiasi penyelenggaraan kontes tersebut dan menilai kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempererat silaturahmi antar pembudidaya sekaligus mengukur kualitas hasil budidaya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena dinilai mampu memberikan manfaat besar bagi perkembangan sektor ikan hias.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Kediri Aquatic 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung seperti lomba mewarnai untuk anak-anak, lomba foto, serta lomba video bertema ikan molly dan betta yang menarik antusiasme masyarakat.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan besarnya potensi pengembangan sektor ikan hias di Kabupaten Kediri sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.

Share This Article