Pemkab Boyolali Luncurkan Corporate University untuk Tingkatkan Kompetensi ASN

2 Min Read
Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani membuka Kick Off Boyolali Corporate University di Griya Persada Convention Hotel and Resort Kaliurang, Yogyakarta, Jumat (28/3/2026).

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) meluncurkan program Corporate University sebagai upaya meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Kick Off Boyolali Corporate University digelar di Griya Persada Convention Hotel and Resort Kaliurang, Yogyakarta, dan diikuti oleh pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala organisasi perangkat daerah, direktur rumah sakit, serta kepala bagian di lingkungan Pemkab Boyolali.

Kepala BKPSDM Boyolali, Waskitho Rahardjo, menjelaskan bahwa Corporate University merupakan sistem pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi ASN secara menyeluruh sesuai kebutuhan organisasi dan tantangan lapangan.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman seluruh peserta terhadap konsep Corporate University, sehingga dapat diimplementasikan secara optimal di setiap perangkat daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN, khususnya dalam hal kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Ia berharap program ini mampu membentuk ASN yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kinerja.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda, sebagai simbol dimulainya implementasi strategi pembelajaran terintegrasi di lingkungan Pemkab Boyolali dengan tema “Membangun ASN Pembelajar, Mewujudkan Boyolali Maju”.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir narasumber dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Erna Irawati, serta motivator Eko Suseno dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Erna menjelaskan bahwa Corporate University mendorong pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan jabatan dan prioritas pembangunan, sehingga lebih terukur dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, pendekatan ini juga melibatkan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang komprehensif, praktis, dan kontekstual bagi ASN.

Melalui program ini, Pemkab Boyolali menargetkan terwujudnya ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berinovasi dan menjawab tantangan pembangunan daerah secara efektif.

Share This Article