BLORA, reaksinasional.com – Pemerintah Kabupaten Blora kembali melanjutkan kerja sama strategis dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam rangka penguatan Tridharma Perguruan Tinggi dan perencanaan pembangunan daerah berbasis kajian akademik.
Kerja sama tersebut ditindaklanjuti melalui kunjungan resmi Pemkab Blora ke Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kedatangan rombongan Pemkab Blora diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik IPDN, Dr. Drs. Hyronimus Rowa, bersama jajaran dekan dan civitas akademika IPDN.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan IPDN untuk melaksanakan koordinasi tindak lanjut Nota Kesepakatan antara IPDN dan Kabupaten Blora.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara IPDN dan Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendukung penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berbasis kajian akademis dan kebutuhan riil daerah,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, salah satu fokus kerja sama tersebut adalah penyusunan Kajian Roadmap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora Tahun 2026–2030. Kajian ini disusun untuk memberikan gambaran komprehensif terkait struktur pendapatan daerah sekaligus mengidentifikasi potensi PAD yang masih dapat dioptimalkan secara sah, terukur, dan berkelanjutan.
“Roadmap PAD ini memiliki arti penting sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Arief Rohman berharap hasil kajian tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh IPDN. Dengan demikian, riset akademik tidak berhenti pada konsep, tetapi mampu memberikan solusi konkret terhadap tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan basis pendapatan dan tata kelola keuangan daerah.
Selain pembahasan Roadmap PAD, Pemkab Blora juga menyambut baik agenda penjaringan calon mahasiswa Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan serta Pascasarjana IPDN. Menurut Bupati, program tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat.
“Kami berharap melalui program ini, Kabupaten Blora dapat menyiapkan aparatur pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pembangunan,” terangnya.
Bupati juga menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, khususnya OPD pengampu PAD, agar hasil kajian Roadmap PAD dijadikan sebagai acuan kerja bersama.
“Setiap perangkat daerah harus mampu menindaklanjuti rekomendasi kajian ke dalam langkah-langkah operasional yang konkret, dilakukan secara inovatif dan kolaboratif, serta tetap memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik IPDN, Hyronimus Rowa, menyambut baik kehadiran Bupati Blora beserta jajaran. Ia menegaskan komitmen IPDN untuk terus mendukung Pemkab Blora melalui kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, hingga pendampingan peningkatan PAD.
“Kami siap membantu Pemkab Blora, termasuk dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jika diperlukan, kami siap turun langsung ke daerah,” ujarnya.
Hyronimus menambahkan, IPDN optimistis Pemkab Blora memiliki langkah konkret dan visi yang jelas untuk mendorong kemajuan daerah, termasuk dalam upaya peningkatan PAD yang telah diawali dengan survei dan kajian lapangan.
“Kami siap mendukung langkah-langkah tersebut demi kemajuan Kabupaten Blora,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Blora dan IPDN juga melakukan diskusi lintas sektor sebagai bagian dari penguatan kolaborasi strategis untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)

