Ad imageAd image

Peluncuran Royal Baroe Serang Catat Transaksi Rp289 Juta dalam Semalam

2 Min Read

– Peluncuran wajah baru kawasan Royal Baroe di Jalan Tirtayasa, Kota Serang, mencatatkan perputaran ekonomi yang signifikan. Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMperindag) Kota Serang melaporkan total transaksi mencapai Rp289,4 juta hanya dalam satu malam saat acara peresmian.

Kepala DinkopUKMperindag Kota Serang, , merinci total transaksi tepatnya sebesar Rp289.493.000. Angka tersebut disumbang dari dua sektor utama, yakni sektor kuliner yang mendominasi dengan capaian Rp245.650.000, dan sektor fesyen sebesar Rp43.843.000.

“Omzet untuk acara kemarin di Royal Baroe cukup besar. Capaian transaksi tersebut melibatkan 122 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ujar Wahyu dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Wahyu menjelaskan, para pedagang yang terlibat merupakan pelaku usaha hasil relokasi dari kawasan Royal lama, Jalan Diponegoro, serta Pasar Kepandean. Menurutnya, tingginya angka transaksi ini menepis kekhawatiran bahwa kebijakan penataan kota dan relokasi akan menurunkan pendapatan pedagang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sebaliknya, konsep penataan kawasan yang lebih tertib dan representatif justru terbukti mampu mendongkrak omzet pedagang.

“Ini bagian dari upaya Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota untuk memberikan peluang ekonomi bagi pedagang yang terdampak. Tujuannya agar pendapatan mereka meningkat, terutama melalui acara-acara strategis seperti ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten meresmikan langsung Kawasan Royal Baroe pada Jumat malam (26/12/2025). Peresmian ini menandai transformasi wajah ibu kota Provinsi Banten, dari pusat perniagaan konvensional menjadi ruang publik yang estetis serta sentra pertumbuhan ekonomi kreatif.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tersebut, Wahyu menyebut pihaknya tengah mematangkan konsep kegiatan lanjutan. Rencananya, pada bulan Januari mendatang akan diadakan peresmian prasasti oleh Wali Kota Serang.

“Kami sedang membahas tema acaranya secara simultan supaya momentum ekonomi di Royal Baroe tetap terjaga,” pungkas Wahyu.

Share This Article