JAKARTA, ReaksiNasional.com – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mendorong kolaborasi dengan warga perantauan dalam mempercepat transformasi pembangunan melalui visi “Brebes Beres” yang mencakup pembenahan birokrasi, penguatan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan Paramitha saat menghadiri diskusi panel Majlis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB) bertajuk “Urun Rembug Brebes Beres untuk Indonesia yang Lebih Baik” di Auditorium Pusdiklat Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Paramitha menjelaskan, konsep Brebes Beres bertumpu pada tiga pilar utama, yakni pembenahan birokrasi agar lebih cepat, transparan, dan berbasis digital melalui penguatan Mal Pelayanan Publik serta Satu Data Brebes. Selain itu, penguatan ekonomi dilakukan melalui hilirisasi sektor pertanian, khususnya komoditas bawang merah, serta digitalisasi UMKM agar mampu menembus pasar global.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus melalui pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri serta penguatan literasi digital.
“Kita tidak bisa lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah. Brebes harus bergerak menuju hilirisasi agar petani memperoleh nilai tambah. Investasi terbesar kita bukan hanya pada infrastruktur, tapi pada manusia Brebes itu sendiri,” tegasnya.
Paramitha menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pihak, termasuk peran aktif warga Brebes yang berada di perantauan.
Ia pun mengajak para perantau untuk turut berkontribusi, baik melalui ide, jejaring, maupun investasi guna mempercepat inovasi dan pembangunan di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyoroti karakter masyarakat Brebes yang dikenal kritis. Menurutnya, sikap tersebut harus dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Orang Brebes itu wataknya kritis. Apa saja dikritik dulu. Namun, kita harus berprasangka baik bahwa itu adalah bentuk kepedulian. Sekarang, tidak ada pilihan lain selain kita semua harus support dan bareng-bareng membereskan Brebes,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mengingat persaingan antar daerah yang semakin dinamis.
“Kalau kita lari, daerah lain juga lari. Maka sekecil apa pun inisiatif kita, harus dilakukan sekarang untuk membantu percepatan perkembangan Brebes,” tandasnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan warga perantauan, Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis visi Brebes Beres dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.


