Ad image

Panen Bawang Merah di Tarubatang, Bupati Boyolali Puas Hasil Inovasi Petani

2 Min Read
Bupati Boyolali Agus Irawan memanen bawang merah bersama petani saat Panen Raya di Dukuh Gajihan, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jumat (9/1/2026).

, ReaksiNasional.com – Agus Irawan menghadiri kegiatan Panen Raya Bawang Merah di Dukuh Gajihan, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, , Jumat (9/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Agus turut memanen bawang merah secara langsung dan menyatakan kepuasannya terhadap hasil panen yang dinilai sangat menggembirakan.

Desa Tarubatang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bawang merah terbesar di Boyolali dengan produktivitas mencapai sekitar 18 ton per hektare. Hasil tersebut merupakan buah dari inovasi kelompok tani setempat yang menerapkan metode tanam menyesuaikan kondisi iklim dan karakteristik lahan di wilayah lereng Gunung Merapi–Merbabu.

Bupati Agus menilai, kualitas bawang merah hasil panen di Desa Tarubatang terlihat sangat baik, dengan ukuran umbi yang besar dan pertumbuhan tanaman yang subur. Ia berharap, komoditas bawang merah dari wilayah tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu produk pertanian unggulan Kabupaten Boyolali yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta, menjelaskan bahwa kegiatan panen raya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Pemerintah Desa Tarubatang, dan PD BPR BKK Boyolali. Menurutnya, keberhasilan panen tidak lepas dari dukungan musim, tingkat kesuburan tanah, serta kondisi iklim yang sangat sesuai untuk budidaya bawang merah.

Suyanta menyebutkan bahwa beberapa wilayah di Boyolali yang menjadi sentra produksi bawang merah antara lain Kecamatan Selo, Cepogo, sebagian Kecamatan Musuk, dan sebagian wilayah Tamansari. Namun, produksi terbesar saat ini berada di Kecamatan Selo dan Cepogo dengan total luasan tanam hampir mencapai 112 hektare.

Ia menambahkan bahwa pada kondisi musim seperti saat ini, bawang merah memang sangat cocok untuk ditanam di wilayah tersebut dan secara konsisten memberikan hasil yang optimal setiap tahunnya. Pemerintah daerah pun berkomitmen terus mendampingi petani melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, serta penguatan kelembagaan petani guna menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen.

Share This Article