Ad imageAd image

NU Peduli Jateng Berangkatkan Relawan ke Aceh, Gus Mandzhur Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

3 Min Read
Ketua NU Peduli Jateng KH Mandzhur Labib menyampaikan laporan aksi kemanusiaan untuk Aceh saat apel pemberangkatan relawan di halaman Kantor PWNU Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (10/1/2026).

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama memberangkatkan sebanyak 22 relawan beserta bantuan logistik tahap pertama untuk korban bencana di Aceh, Sabtu (10/1/2026) sore. Bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari warga NU se-Jawa Tengah tersebut dipastikan telah melalui proses asesmen sehingga penyalurannya tepat sasaran.

Ketua NU Peduli Jateng Mandzhur Labib mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi data lapangan yang diperlukan sebelum pemberangkatan relawan. Dengan demikian, bantuan yang disalurkan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Ia menjelaskan, misi NU Peduli Jateng tidak hanya berorientasi pada bantuan darurat, tetapi juga dukungan kemanusiaan yang terintegrasi dan berkelanjutan melalui pendekatan pemberdayaan komunitas. Oleh karena itu, fokus utama bantuan diformulasikan berdasarkan hasil asesmen di lapangan.

Menurut Gus Mandzhur, bantuan pemulihan difokuskan pada pembangunan dan perbaikan fasilitas umum untuk kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan. Fasilitas yang menjadi prioritas antara lain Taman Pendidikan Al-Qur’an atau Taman Pendidikan Al-Qur’an Anak, meunasah atau musala, masjid, madrasah atau sekolah, dayah atau pesantren, serta fasilitas umum lain di wilayah terdampak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain bantuan pemulihan berupa fasilitas umum, NU Peduli Jateng juga membawa bantuan logistik berupa kebutuhan sandang, seperti sarung, mukena, pakaian baru, dan perlengkapan pendukung lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Gus Mandzhur menambahkan, tim NU Peduli Jateng juga akan melaksanakan program dukungan psikososial untuk membantu pemulihan kondisi mental dan emosional para korban bencana. Sejalan dengan itu, para relawan yang diberangkatkan memiliki latar belakang keahlian yang beragam, mulai dari tukang kayu, tukang batu, teknisi listrik, hingga tenaga trauma healing.

Untuk menunjang mobilitas dan efektivitas , tim NU Peduli Jateng membawa sejumlah sarana pendukung, antara lain sepeda motor trail, mobil pikap kabin ganda, mobil ambulans, serta berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan di lapangan. Adapun titik penugasan relawan berada di Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan terukur dan mencapai target yang diharapkan, seraya memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar misi kemanusiaan tersebut berjalan lancar.

Sebagai informasi, pelepasan relawan dilakukan secara seremonial oleh Rais Syuriah Ubaidillah Shadaqah setelah memimpin doa penutup apel. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Lazisnu Jawa Tengah, Muhammad Mahsun, juga menerima bantuan dana sebesar Rp32 juta secara simbolis dari Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Semarang.

Share This Article