Ning Nawal Dorong Ipemi Jateng Perkuat Pembinaan UMKM Perempuan

3 Min Read
Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin saat menghadiri Pemilihan Duta Muslimah Preneur Jawa Tengah 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

SEMARANG, ReaksiNasional.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi , Nawal Arafah Yasin, mendorong Ikatan Pengusaha Perempuan Muslimah Indonesia (Ipemi) Jawa Tengah untuk memperkuat pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan guna meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Nawal saat menghadiri kegiatan Pemilihan Duta Muslimah Preneur Jawa Tengah 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu (1/4/2026). Ia menilai pelaku usaha perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Nawal mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah menunjukkan tren positif, meningkat dari 4,95 persen pada 2024 menjadi 5,37 persen pada 2025. Oleh karena itu, ia berharap Ipemi dapat memberikan dampak signifikan melalui pembinaan dan pengembangan UMKM perempuan.

“Harapannya Ipemi memberikan dampak positif dan pergerakannya banyak berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nawal juga memberikan arahan kepada jajaran Pengurus Daerah Ipemi dari sejumlah kabupaten/kota yang baru dikukuhkan. Ia berpesan agar usaha yang telah berkembang dapat terus ditingkatkan, sekaligus membina pelaku UMKM yang masih merintis agar mampu naik kelas.

Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha yang kuat, termasuk diversifikasi produk yang tidak hanya terbatas pada sektor makanan.

Selain itu, Nawal menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan digital marketing untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk UMKM.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan kemiskinan di Jawa Tengah masih perlu mendapat perhatian bersama. Meskipun angka kemiskinan mengalami penurunan dari 9,48 persen pada Maret 2025 menjadi 9,39 persen pada September 2025, intervensi yang berkelanjutan tetap diperlukan.

Lebih lanjut, Nawal menyatakan komitmennya untuk melibatkan Ipemi dalam berbagai program pelatihan dan pemberdayaan ekonomi perempuan, bekerja sama dengan TP PKK, Dekranasda, serta Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Ipemi Jawa Tengah Lies Iswar Aminuddin melaporkan bahwa hingga saat ini sebanyak 22 Pengurus Daerah Ipemi telah terbentuk dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sementara sisanya masih dalam proses pembentukan.

Ia berharap seluruh daerah dapat segera membentuk kepengurusan Ipemi sehingga sinergi dalam meningkatkan perekonomian daerah dapat berjalan lebih optimal.

“Mari kita mantapkan langkah bersama, saling menopang dan memberikan kekuatan untuk berkarya di Ipemi Jawa Tengah,” ujarnya.

Share This Article