Ad imageAd image

Mapaba Perdana PMII Resmi Dibuka di Universitas Ivet Semarang

2 Min Read

– Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang resmi menancapkan fondasi gerakan di dengan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) perdana. Kegiatan tersebut menjadi momentum sejarah bagi lahirnya struktur PMII di lingkungan kampus tersebut.

Rektor Universitas Ivet Semarang, Dr. Luluk Elyana, SPdI, MSi, bersama Dekan Fakultas Agama Islam, Siti Maemunah, hadir memberikan dukungan penuh atas langkah awal PMII membangun basis gerakan di kampus biru itu.

Ketua PC , Afiq Nur Cahaya, dalam sambutannya menegaskan bahwa Mapaba perdana ini merupakan awal kebangkitan organisasi mahasiswa pergerakan di Universitas Ivet. Ia menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan pijakan awal untuk menciptakan kader-kader yang siap menjadi agen perubahan.

“Mapaba ini merupakan langkah awal dari kebangkitan ruh organisasi pergerakan di Universitas Ivet. Kami berharap rumah yang baru dibangun ini, dan kader-kader di dalamnya, mampu menjadi penggerak perubahan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dengan mengusung tema “MAPABA: Jalan Awal Membentuk Kader Berkeyakinan Teguh dan Berwawasan Transformatif”, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan deklarasi berdirinya Pengurus Komisariat PMII Universitas Ivet (Unisvet). Afiq menyebut deklarasi ini menjadi tonggak penting dalam perluasan kaderisasi PMII di Kota Semarang.

“Kami berharap kehadiran PMII di Universitas Ivet menjadi ruang transformasi mahasiswa menuju pribadi yang kritis, religius, dan progresif,” tambahnya.

Dekan Fakultas Agama Islam, Siti Maemunah, menegaskan dukungannya terhadap kemunculan PMII di kampus tersebut. Menurutnya, organisasi mahasiswa Islam seperti PMII berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa melalui nilai keislaman, kemanusiaan, dan penguatan intelektual.

“Adanya Mapaba ini semoga menjadi titik awal berdirinya PMII di kampus kita, yang terkenal dengan motto dzikir, pikir, dan amal saleh,” ujarnya.

Rektor Universitas Ivet, Dr. Luluk Elyana, menilai pelaksanaan Mapaba perdana itu menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Ivet masih memiliki antusiasme tinggi terhadap gerakan intelektual dan ruang-ruang pengembangan diri. Ia menyebut hadirnya PMII sebagai bukti berkembangnya dinamika intelektual mahasiswa.

“Diselenggarakannya Mapaba ini menandakan bahwa mahasiswa Universitas Ivet masih haus akan ruang gerakan dan wadah untuk melejitkan daya kritis mereka,” tandasnya. (*)

Share This Article