Vinkmag ad

MA Sabilunnajah Kendal Torehkan Prestasi dan Buka Pendaftaran Murid Baru 2026–2027

MA Sabilunnajah Kendal Torehkan Prestasi dan Buka Pendaftaran Murid Baru 2026–2027
Vinkmag ad

KENDAL – Madrasah Aliyah (MA) Sabilunnajah di Desa Penjalin, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, baru memasuki tahun kedua pada penyelenggaraan wisuda angkatan 2025–2026. Meski tergolong sekolah baru, MA Sabilunnajah berhasil mencatat sejumlah prestasi yang menunjukkan perkembangan pendidikan yang signifikan.

Kepala MA Sabilunnajah, Muslikh, S.Ag., menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari kesinambungan pendidikan para yang sebelumnya menempuh jenjang belajar di MTs Sabilunnajah. Menurutnya, kerja keras para guru sejak tingkat MTs memudahkan proses pembinaan di jenjang MA.

MA Sabilunnajah Kendal

“Keberhasilan ini berkat kerja keras para guru di MTs yang mengarahkan siswa untuk melanjutkan ke MA yang masih baru berdiri. Dengan begitu, keberlanjutan pembelajaran bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (1/12/2025).

Prestasi yang diraih MA Sabilunnajah dalam beberapa tahun terakhir antara lain juara pertama lomba Konten Kreatif, peringkat ketiga lomba karya tulis ilmiah tingkat kabupaten pada HAB Kemenag Kendal 2023, serta juara dua cabang Tilawah dan Tartil Al-Qur’an dalam MTQ Kecamatan Brangsong 2023.

Selain itu, pada Hari Jadi ke-418 Kabupaten Kendal, perwakilan MA Sabilunnajah meraih peringkat kelima lomba karya tulis ilmiah dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Mapel Geografi tingkat SMA//MA Kabupaten Kendal.

Muslikh juga mengumumkan bahwa sekolah secara resmi telah membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026–2027 melalui laman pendaftaran online di https://bit.ly/SPMB_MTs-MA_SABILUNNAJAH_2026-2027. Bila mengalami kendala akses, calon peserta didik dapat menghubungi nomor layanan +62 818-0412-4221.

“Pembukaan sistem ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan layanan pendidikan yang unggul, transparan, dan mudah diakses,” jelasnya.

Ketua Yayasan Sabilunnajah, KH Mandzhur Labib, menambahkan bahwa ekosistem pendidikan di lingkungan yayasan cukup lengkap, mulai dari PAUD, TK, TPQ, Madrasah Diniyah Awaliyah dan Wustho, hingga pesantren putra dan putri. Ia menegaskan bahwa sekitar tidak perlu khawatir terhadap pola pergaulan siswa karena lingkungannya mendukung kegiatan keagamaan secara intensif.

Menurutnya, kegiatan keagamaan rutin menjadi bagian dari keseharian siswa yang tinggal di sekitar pesantren. Selain santri, sebagian warga sekitar juga mengikuti pengajian di pesantren tersebut.

Gus Labib menjelaskan bahwa pesantren Sabilunnajah membagi dua blok pendidikan, yakni blok salafiyah serta blok tahfizh Al-Qur’an. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak agar pengembangan pendidikan semakin baik, terlebih setelah relokasi gedung MA ke lokasi baru.

“Kami mohon doa dan dukungan dari santri, alumni, dan semua pihak yang peduli pendidikan. Semoga perkembangan Sabilunnajah semakin baik setelah relokasi MA ke gedung baru,” pungkasnya.

Read Previous

Semarang Pamerkan Potensi 13 Desa Wisata untuk Mantapkan Target Kota Pariwisata 2027

Read Next

Pemprov Jateng dan Kejati Sepakat Terapkan Pidana Kerja Sosial Mulai 2026