Longsor Bandung Barat, Wamendagri Sebut Modifikasi Cuaca Dimulai Besok

2 Min Read
Petugas gabungan mengevakuasi warga dan melakukan penanganan pascalongsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

BANDUNG BARAT, ReaksiNasional.com – Pemerintah pusat mulai mengambil langkah lanjutan dalam penanganan bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa upaya akan mulai dilakukan pada Minggu (25/1/2026) sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak longsor.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima Arya saat meninjau lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). Menurutnya, modifikasi cuaca diperlukan untuk mendukung kelancaran proses evakuasi dan pencarian korban yang hingga kini masih tertimbun material longsor. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi di lapangan.

Bima Arya menjelaskan, pelaksanaan modifikasi cuaca akan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana bersama instansi terkait. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi hujan lebat susulan yang berisiko memicu longsor lanjutan di kawasan perbukitan Cisarua dan sekitarnya.

Selain modifikasi cuaca, pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Saat ini, ratusan warga terdampak longsor telah dievakuasi ke sejumlah lokasi pengungsian yang lebih aman. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial bagi para korban.

Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini. Ia meminta pemerintah daerah setempat untuk terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tim kebencanaan guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, serta mengantisipasi potensi bencana susulan.

Sementara itu, proses pencarian korban longsor masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan. Medan yang berat serta tebalnya material longsor menjadi tantangan utama dalam upaya pencarian. Pemerintah berharap dengan dimulainya modifikasi cuaca, kondisi lapangan akan lebih kondusif sehingga proses evakuasi dapat berjalan lebih optimal.

Share This Article