PEMALANG, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 kepada masyarakat melalui Perum Bulog Wilayah Kerja Tegal, Jawa Tengah. Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Penyaluran bantuan ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada lima penerima manfaat di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (16/3/2026).
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan inflasi, terutama menjelang perayaan Lebaran.
“Kalau kemungkinan bantuan pangan beras dan minyaknya belum cukup, nanti dilanjutkan setelah Lebaran dengan harapan masyarakat tidak kesulitan menghadapi hari raya. Hal semacam ini menjadi penyangga harga sekaligus menstabilkan inflasi di lingkungan masyarakat saat menghadapi hari raya,” ujar Anom.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang Era Srinaeni menjelaskan pihaknya mendampingi bupati dalam penyaluran bantuan bersama Bulog Wilayah Kerja Tegal melalui program Ketahanan Pangan Nasional.
Program tersebut menyasar masyarakat di 14 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Pemalang.
Era menyebut jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat sekitar 100 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, total penerima bantuan pangan tercatat mencapai sekitar 235.425 jiwa.
“Bantuan pangan nasional ini diharapkan dapat membantu masyarakat selama bulan Ramadan, sekaligus menjadi upaya menjaga stabilitas inflasi,” jelasnya.
Salah satu penerima bantuan, Siti Alfiat, warga Desa Lawangrejo, Kecamatan Pemalang, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya selama Ramadan.
“Bisa untuk mencukupi kebutuhan bahan makanan pokok,” ujarnya.
Siti juga berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus dilanjutkan karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Adapun bantuan pangan yang diserahkan secara simbolis kepada warga Desa Lawangrejo berupa dua karung beras dengan total 20 kilogram serta empat liter minyak goreng untuk setiap kepala keluarga penerima manfaat.


