BATANG, ReaksiNasional.com – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik dan mengambil sumpah jabatan 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang. Pelantikan tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (20/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Faiz menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia memastikan evaluasi terhadap kinerja pejabat akan dilakukan secara berkala, terutama bagi pejabat yang dinilai tidak menunjukkan performa optimal.
“Kalau tidak perform, tentu akan kita evaluasi. Jabatan itu amanah, jadi harus dijalankan dengan baik. Terkait sejumlah posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong, Pemkab Batang masih melakukan proses pencarian kandidat terbaik agar jabatan tersebut segera terisi,” tandasnya.
Faiz mengatakan, pelantikan pejabat baru tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kinerja birokrasi di Kabupaten Batang.
Dari 26 pejabat yang dilantik, salah satunya adalah Muhammad Nashruddin yang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batang pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II.b.
Selain itu, sejumlah pejabat administrator juga menempati jabatan baru, di antaranya Mustamsikin sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Dwi Yanti sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta Moh Agung Hermawan sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Pelantikan juga mencakup sejumlah jabatan administrator Eselon III.b serta jabatan pengawas Eselon IV.a dan IV.b.
Faiz mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah untuk memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik terus berinovasi, menjaga integritas, dan fokus menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Lakukan yang terbaik, terus berinovasi, pegang teguh integritas, tidak usah toleh kanan dan kiri. Fokus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Dalam arahannya, Faiz juga menyinggung pentingnya kesiapan aparatur pemerintah menghadapi perubahan zaman, terutama dalam sistem pemerintahan yang semakin terdigitalisasi. Menurutnya, komposisi penduduk Indonesia saat ini didominasi generasi muda seperti milenial, Gen Z, dan Gen Y yang mencapai sekitar 70 persen.
Ia menilai perubahan demografi tersebut akan membawa pengaruh besar terhadap pola kerja pemerintahan, termasuk tuntutan pelayanan publik yang lebih cepat, adaptif, dan berbasis digital. Karena itu, aparatur pemerintah harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Masa depan 40 sampai 50 tahun ke depan ada di tangan generasi muda. Maka kita harus mulai dengan langkah yang baik dan mewariskan sistem pemerintahan yang baik juga,” ungkapnya.
Selain melakukan pelantikan pejabat, Pemerintah Kabupaten Batang juga terus membuka peluang kerja sama pemanfaatan aset daerah dengan berbagai pihak. Kerja sama tersebut akan dilakukan sepanjang memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


