SEMARANG, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kota Semarang memutuskan membatalkan pelaksanaan Semarang Night Carnival yang sedianya digelar pada Sabtu (2/5/2026) malam. Keputusan tersebut diambil menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang sejak sore hingga malam hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pembatalan agenda tahunan tersebut. Ia menegaskan keputusan itu diambil demi keselamatan seluruh pihak yang terlibat maupun masyarakat yang hadir menyaksikan acara.
“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas penundaan event Semarang Night Carnival pada malam hari ini. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan secara aman,” ujar Agustina.
Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat membahayakan warga, peserta karnaval, pengisi acara, maupun petugas di lapangan.
“Keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta, pengisi acara, serta masyarakat yang hadir menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Agustina mengakui antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Semarang Night Carnival sangat tinggi. Namun, dalam kondisi cuaca ekstrem, aspek keselamatan harus menjadi pertimbangan utama pemerintah.
“Kami memahami besarnya antusiasme masyarakat. Namun dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi yang utama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada warga Kota Semarang,” lanjutnya.
Saat ini Pemerintah Kota Semarang bersama panitia tengah mengkaji kemungkinan penjadwalan ulang kegiatan tersebut agar kemeriahan dan semangat kebersamaan tetap dapat dirasakan masyarakat pada waktu yang lebih aman dan kondusif.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Kota Semarang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini,” pungkas Agustina.


