BERLIN, ReaksiNasional.com – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Rumah Budaya Indonesia (RBI) atau Haus der Indonesischen Kulturen di Berlin, Jerman. Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan warga negara asing memainkan gamelan Bali dan gamelan Jawa sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran seni budaya Indonesia.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Deputy Chief Mission Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Jerman Fajar Wirawan Harijo serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin Roniyus Marjunus.
Rumah Budaya Indonesia merupakan pusat kegiatan budaya sekaligus ruang publik yang terbuka bagi masyarakat Jerman maupun komunitas internasional yang tertarik mempelajari seni, bahasa, dan tradisi Indonesia. Fasilitas ini dikelola oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia di luar negeri.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata meninjau sejumlah fasilitas di RBI, mulai dari ruang belajar bahasa Indonesia, perpustakaan, hingga ruang latihan angklung. Ia juga berdialog dengan warga Jerman yang mengikuti kursus bahasa Indonesia serta peserta program seni budaya yang diselenggarakan di tempat tersebut.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Menpar menyaksikan permainan gamelan Bali dan gamelan Jawa yang dimainkan oleh warga negara asing dari berbagai negara. Ia juga berbincang dengan dua pemuda kembar asal Jerman, Bennet dan Gerret, kreator konten yang dikenal di Indonesia melalui akun media sosial @raksasajerman.
Rumah Budaya Indonesia di Berlin pertama kali diluncurkan pada 2012 dan kemudian direlokasi serta dibuka kembali pada 2017 di kawasan Tiergarten, Berlin. Sejak saat itu, RBI berfungsi sebagai instrumen strategis diplomasi budaya Indonesia dengan memperkuat hubungan antar masyarakat Indonesia dan Jerman melalui berbagai program seni, budaya, dan pendidikan.
Kunjungan Menteri Pariwisata ke RBI menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui pendekatan budaya yang sejalan dengan branding Wonderful Indonesia dan kampanye Go Beyond Ordinary.
Widiyanti menilai budaya merupakan pintu masuk utama untuk memperkenalkan daya tarik pariwisata Indonesia kepada masyarakat dunia. Melalui kegiatan budaya, masyarakat internasional dapat mengenal Indonesia secara lebih mendalam, tidak hanya dari keindahan alamnya tetapi juga kekayaan tradisi, kreativitas, dan kearifan lokal yang dimiliki.
Sementara itu, Roniyus Marjunus menilai Rumah Budaya Indonesia memiliki peran strategis dalam memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Jerman. Melalui kegiatan diplomasi budaya, RBI diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat Jerman untuk mengenal sekaligus mengunjungi Indonesia.
Sebelum mengunjungi RBI, Menteri Pariwisata juga sempat mendatangi Restoran Dapoer di Berlin untuk menikmati hidangan berbuka puasa. Restoran milik diaspora Indonesia Emma Tjandradinata tersebut dikenal menyajikan berbagai kuliner khas nusantara yang autentik dan mulai populer di kalangan masyarakat Jerman.
Kunjungan tersebut mencerminkan sinergi antara diplomasi budaya dan diplomasi pariwisata sebagai bagian dari strategi promosi Indonesia di pasar internasional sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jerman.


