Ad imageAd image

Kunjungan Natal 2025: Sekda Jateng Ajak Anak Panti Bangun Mimpi Setinggi Langit

3 Min Read

SEMARANG, reaksinasional.com – Suasana hangat dan penuh sukacita menyelimuti rangkaian silaturahmi Forkopimda dalam rangka Perayaan Kunjungan Natal 2025 di Kota Semarang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi , Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, membawa pesan kuat bagi anak-anak di panti asuhan: jangan pernah takut untuk bermimpi besar.

Momen emosional terjadi saat rombongan mengunjungi Panti Asuhan Asrama Lima Roti Dua Ikan 160 di Banyumanik, Kamis (25/12/2025). Pengelola panti, Purnomo Adi, tiba-tiba menunjukkan sebuah lukisan pensil yang terpajang di dinding. Sosok dalam lukisan itu langsung dikenali oleh para tamu sebagai Gubernur Ahmad Luthfi.

Lukisan tersebut adalah karya Christian, seorang siswa SMA Kanaan Ungaran yang juga anak asuh di panti tersebut. Dengan malu-malu, Christian menyerahkan karyanya kepada Sekda Sumarno sebagai kado spesial di hari Natal. “Begitu tahu akan ada tamu dari Pemprov Jateng, Christian langsung membuat ini. Ini bukti bahwa kreativitas anak-anak kita tidak terbatas,” ujar Purnomo bangga.

Harapan dan Mimpi di Tengah Keterbatasan

Dalam arahannya, Sekda Sumarno mengajak 40 anak asuh di panti tersebut untuk tetap optimistis menatap masa depan. Menurutnya, latar belakang sebagai anak panti bukanlah penghalang untuk menjadi orang besar di kemudian hari.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Anak-anak harus selalu bahagia dan tetap membangun mimpi yang tinggi. Bukan tidak mungkin, dari panti ini kelak lahir dokter, polisi, tentara, atau pemimpin hebat lainnya. Kuncinya adalah belajar rajin dan sungguh-sungguh berdoa,” pesan Sumarno.

Panti asuhan ini menjadi rumah bagi anak-anak yang mayoritas berasal dari daerah perbatasan Kalimantan. Pemprov Jateng memberikan apresiasi tinggi kepada para pengelola panti yang telah berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial di Jawa Tengah.

Rangkaian Kunjungan Silaturahmi Forkopimda

Rangkaian Kunjungan Natal 2025 ini menyisir beberapa titik penting di Kota Semarang untuk memastikan pesan inklusivitas dan kepedulian tersampaikan secara merata.

  • (Manyaran): Sekda meninjau kreativitas Komunitas Sahabat Difabel (KSD), mulai dari produksi telur asin hingga penampilan musik dan tari.
  • Panti Asuhan Kristen Eunike (Puri Anjasmara): Rombongan disambut hangat oleh Pendeta Utomo. Ia mengungkapkan rasa syukur karena merasa “diayomi” oleh kehadiran pemerintah di hari istimewa ini.
  • Penyerahan Bantuan: Forkopimda juga menyerahkan donasi serta bahan makanan sebagai bentuk dukungan nyata bagi operasional panti.

Cyntia, salah satu anak asuh di jurusan perkantoran SMK, mengungkapkan rasa harunya. Menurutnya, kunjungan ini membuktikan bahwa pemerintah hadir sebagai “orang tua” bagi mereka. “Kami merasa punya pegangan dan diperhatikan,” ungkapnya singkat.

Kunjungan ditutup dengan komitmen Pemprov Jateng untuk terus mendukung lembaga sosial yang mengangkat derajat anak-anak terlantar melalui pendidikan dan fasilitasi kebutuhan dasar. Semangat Natal kali ini benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan di Jawa Tengah. (*)

Share This Article