SEMARANG, ReaksiNasional.com – Klinik Utama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang pada pertengahan Februari 2026 mulai membuka layanan vaksinasi, termasuk vaksin meningitis yang dibutuhkan bagi jemaah haji dan umrah. Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kota Semarang dr. Awal Prasetyo saat memaparkan program kerja dalam Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) PMI di Aula Unit Donor Darah PMI Kota Semarang, Rabu (4/2/2026).
Dr. Awal menyampaikan bahwa layanan vaksin meningitis tersebut disiapkan khusus untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat, terutama calon jemaah haji dan umrah. Selain vaksin meningitis, Klinik Utama PMI Kota Semarang juga akan melayani vaksin lain, seperti Polio, Influenza, Human Papillomavirus (HPV), serta sejumlah jenis vaksinasi lainnya.
Selain pengembangan layanan vaksinasi, PMI Kota Semarang juga terus memperkuat peran Unit Donor Darah (UDD). Pengembangan UDD tersebut dinilai telah mampu mendukung pelayanan klinik, khususnya dalam penanganan pasien talasemia yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.
Dalam kesempatan itu, dr. Awal juga mengungkapkan bahwa PMI Kota Semarang melaksanakan Bulan Dana PMI dengan pendekatan baru melalui rebranding menjadi Bulan Kemanusiaan. Program tersebut mengusung kampanye isu kemanusiaan secara tematik, dengan tema “Sound for Humanity”. Pada tahun ini, fokus isu yang diangkat adalah lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, PMI Kota Semarang juga tengah mengembangkan layanan terapi berbasis pemanfaatan komponen darah yang tidak digunakan untuk transfusi, yakni terapi Platelet-Rich Plasma (PRP). Untuk mendukung layanan tersebut, PMI Kota Semarang berencana melakukan penataan ulang gedung markas, dengan memanfaatkan lantai dua sebagai ruang khusus terapi PRP.
Dr. Awal menjelaskan bahwa layanan terapi PRP saat ini masih dalam tahap uji coba, namun masyarakat sudah dapat memanfaatkannya dengan biaya yang relatif terjangkau. Pengembangan layanan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk inovasi PMI Kota Semarang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus kemandirian organisasi.
Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama PMI Provinsi Jawa Tengah, Prof. FX Sugiyanto, menilai PMI Kota Semarang sebagai salah satu PMI kabupaten/kota yang cukup kreatif dan maju, terutama dalam membangun kemandirian ekonomi serta capaian penghimpunan Bulan Dana.
Ia menyampaikan bahwa PMI Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Muskerprov). Oleh karena itu, PMI Kota Semarang diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan berbagi pengalaman, gagasan, dan kreativitas yang telah dijalankan selama ini.


