SEMARANG, ReaksiNasional.com – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin, mengajak umat Islam menjadikan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sebagai momentum kembali kepada kesucian diri sekaligus mempererat persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Gus Rozin di Kantor PWNU Jawa Tengah, Jalan dr Cipto Nomor 180 Semarang, Jumat (20/3/2026), bersamaan dengan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin di Jawa Tengah.
Dalam keterangannya, ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan telah memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari kesabaran, keikhlasan, hingga pengendalian diri yang bermuara pada peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah Ramadan, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Idulfitri merupakan momen penting untuk mensucikan hati, memperkuat silaturahmi, serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi nilai keagamaan. Dalam situasi yang penuh tantangan, kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas dinilai menjadi kunci untuk menghadapi berbagai persoalan yang ada.
Gus Rozin mengimbau masyarakat agar merayakan Idulfitri dengan penuh kesederhanaan dan tidak berlebihan. Ia menegaskan bahwa esensi hari kemenangan terletak pada kembalinya manusia kepada fitrah, bukan pada kemewahan perayaan.
Menutup pesannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat persatuan sebagai bangsa, seraya memohon keberkahan dan pertolongan dari Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan.


