Ad image

Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Arief Rohman Pantau Ketat Sisa Anggaran Blora 2025 dan Proyek Fisik

4 Min Read

, reaksinasional.com – Memasuki pengujung tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) yang digelar di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah, Jumat (19/12/2025), persoalan Sisa Anggaran Blora 2025 menjadi sorotan utama. Bupati Blora, Arief Rohman, secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Camat untuk lebih disiplin dan cermat dalam memanfaatkan waktu yang tersisa demi mencapai target yang telah ditetapkan.

Bupati menekankan bahwa sisa waktu tahun anggaran 2025 yang kini tinggal menghitung hari tidak boleh disia-siakan. Ia meminta manajemen waktu kerja di tiap instansi diperketat agar tidak ada program yang terbengkalai. “Kita harus benar-benar berhitung dengan sisa waktu kerja di akhir tahun ini. Progres fisik maupun administratif harus dipantau hari demi hari. Saya minta nanti akan ada rapat koordinasi lanjutan untuk memantau perkembangan setiap proyek secara spesifik,” tegas Arief Rohman saat memberikan pengarahan.

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, mengingatkan bahwa percepatan penyerapan Sisa Anggaran Blora 2025 harus tetap mengedepankan aspek kualitas. Ia tidak ingin demi mengejar realisasi anggaran, kualitas pengerjaan infrastruktur di lapangan menjadi terabaikan. Menurutnya, keseimbangan antara realisasi fisik dan pembiayaan harus terjaga dengan baik sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Dalam laporan kinerjanya, Sekda menyampaikan kabar menggembirakan dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga pertengahan Desember ini, PAD Kabupaten Blora telah menyentuh angka Rp508,8 miliar atau mencapai 98,52 persen dari target yang ditetapkan. Komang optimis angka tersebut akan terus melonjak hingga melampaui target pada evaluasi akhir tahun nanti. Selain urusan pendapatan, rapat tersebut juga memastikan hak-hak pegawai tetap terjaga. Sekda menginstruksikan agar pencairan gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diprioritaskan.

“Terkait pemenuhan hak rekan-rekan pegawai, saya minta mulai Senin besok gaji PPPK sudah harus mulai dibayarkan. Pastikan proses administrasinya selesai tepat waktu agar tidak ada keterlambatan,” pinta Sekda.

Di sisi lain, sektor infrastruktur juga menunjukkan progres yang signifikan menjelang tutup buku tahun ini. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Nidzamudin Al Huda, memaparkan laporan terkini mengenai pembangunan jalan, terutama yang dibiayai melalui skema (IJD). Proyek-proyek strategis penghubung wilayah kini rata-rata sudah berada di atas 90 persen.

Berdasarkan data DPUPR, progres fisik untuk ruas jalan Cabak–Bleboh tercatat paling tinggi yakni mencapai 98 persen. Kemudian, ruas Jepon–Bogorejo telah menyentuh 92 persen, ruas Keser–Nglangitan–Tunjungan mencapai 90 persen, dan jalur Japah–Tunjungan berada pada angka 92 persen. Dengan capaian ini, pemerintah daerah yakin seluruh pengerjaan fisik akan tuntas sebelum kalender tahun 2025 berakhir.

Melalui Rakorpok ini, ingin memastikan bahwa Sisa Anggaran Blora 2025 dapat dikelola dengan prinsip akuntabilitas yang tinggi. Bupati Arief Rohman berharap sinergi antar-OPD terus diperkuat agar penyerapan anggaran tidak hanya sekadar mengejar angka statistik, melainkan mencerminkan keberhasilan pembangunan yang nyata bagi seluruh warga Kabupaten Blora. (*)

Share This Article